Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Oktober 2023 | 06.05 WIB

Amazon Kurangi Penggunaan Plastik untuk Kemasan Pengiriman

Salah satu fasilitas Amazon di Ohio mulai menerapkan penggunaan kemasan pengiriman non-plastik yang dapat didaur ulang. (Sumber: Amazon) - Image

Salah satu fasilitas Amazon di Ohio mulai menerapkan penggunaan kemasan pengiriman non-plastik yang dapat didaur ulang. (Sumber: Amazon)

JawaPos.com - Amazon berjanji untuk menghentikan penggunaan kemasan plastik dan telah terwujud di salah satu fasilitasnya di Ohio. Namun, perusahaan tersebut tidak memberikan batas waktu yang jelas untuk diterapkan di semua fasilitasnya.

Amazon memenuhi sebagian kecil dari janjinya untuk beralih dari penggunaan plastik bubble mailer menjadi kemasan kertas yang dapat didaur ulang untuk pengirimannya.
 
Perusahaan mengumumkan bahwa mereka telah melengkapi satu fasilitas di Euclid, Ohio, dengan mesin pengemasan yang secara otomatis dapat melipat kotak sesuai bentuk pesanan.
 
 
Alat tersebut dapat dengan mudah membungkus produk seperti surat untuk barang-barang kecil, lalu memasukkan potongan-potongan kertas untuk pengamanan terhadap benturan, tidak lagi menggunakan plastik.
 
Upaya Amazon untuk beralih ke bahan non-plastik dilakukan setelah perusahaan tersebut berjanji pada Juli untuk mengurangi pengiriman barang berbahan plastik demi alternatif yang dapat didaur ulang.
 
Surat-surat kertas tanpa bantalan sebagian besar tidak akan bertahan oleh guncangan, namun pihak Amazon mengatakan mereka mengembangkan gulungan kertas yang dapat meregang, tahan terhadap cuaca, dan dapat didaur ulang.
 
 
Ketika Amazon beralih ke pembatasan penggunaan kemasan daur ulang, hal ini akan "Mengurangi sampah plastik perusahaan dan jumlah polusi plastik yang dapat mencapai laut,", ungkap Matt Littlejohn, Wakil Presiden Senior dari Oceana, sebuah organisasi konservasi.
 
Namun, Littlejohn mempertanyakan komitmen Amazon untuk mengakhiri penggunaan plastik di Amerika Serikat, pasar terbesarnya, dibandingkan dengan komitmen yang dibuat untuk Inggris, Jerman, dan pasar lainnya.
 
Amazon mengatakan ini akan menjadi 'upaya bertahun-tahun' untuk dapat menerapkan penggunaan kertas yang dapat didaur ulang sebagai wadah pengemasan di gudang-gudang yang ada di Amerika Serikat.
 
 
"Sayangnya Amazon, dalam pengumuman ini, tidak membuat komitmen yang jelas, terukur, dan terikat waktu, sehingga tidak jelas kapan, di mana, dan berapa banyak pengurangan plastik nyata yang akan dilakukan," kata Littlejohn dilansir dari The Verge.
 
Meskipun demikian, keputusan Amazon untuk mengubah setidaknya satu fasilitas menjadi kemasan bebas plastik menunjukkan bahwa pusat pemenuhan konsumen dalam bentuk apa pun dapat membatasi penggunaan plastik. Perusahaan ini juga menghindari pengemasan 11 persen produk yang dikirim pada 2022, dan memilih untuk memberi label langsung pada kotak produsen jika dianggap cukup kokoh.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore