Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Oktober 2023, 00.00 WIB

Imbas Peran di Antar Negara, CEO JP Morgan Peringatkan Efek Dunia Menghadapi Masa Paling Berbahaya

Bos JP Morgan, memperingatkan bahwa suku bunga mungkin akan meningkat lebih lanjut di AS karena tabungan konsumen berkurang. - Image

Bos JP Morgan, memperingatkan bahwa suku bunga mungkin akan meningkat lebih lanjut di AS karena tabungan konsumen berkurang.

JawaPos.com - Jamie Dimon, CEO sekaligus Bos JP Morgan, telah memperingatkan imbas perang yang tengah terjadi akhir-akhir ini. 

Seperti yang kita ketahui, saat ini dunia mungkin sedang melalui masa paling berbahaya yang pernah terjadi dalam beberapa dekade.

Seiring meningkatnya konflik, Jamie Dimon mengngatkan efek yang meluas terhadap harga energi, biaya pangan, perdagangan internasional dan hubungan diplomatik.

Meskipun lembaga pemberi pinjaman tersebut mencatatkan hasil yang kuat, Jamie Dimon juga memperingatkan bahwa suku bunga mungkin akan meningkat lebih lanjut di Amerika Serikat, karena tabungan konsumen berkurang.

Dilansir dari The Guardian, sabtu (14/10) Dimon mengatakan, “Perang di Ukraina yang diperparah dengan serangan terhadap Israel pada minggu lalu mungkin mempunyai dampak yang luas terhadap pasar energi dan pangan, perdagangan global dan hubungan geopolitik.”

Kejadian ini mungkin merupakan masa paling berbahaya yang pernah terjadi di dunia dalam beberapa dekade terakhir.

“Meskipun kami berharap yang terbaik, kami mempersiapkan perusahaan untuk mencapai berbagai hasil sehingga kami dapat secara konsisten memberikan pelayanan kepada klien, apa pun lingkungannya,” tambah Jamie Dimon

Awal pekan ini, Dimon memberi tahu staf bahwa karyawan JP Morgan di wilayah tersebut telah dipastikan aman.

“Serangan akhir pekan lalu terhadap Israel dan rakyatnya serta perang dan pertumpahan darah yang diakibatkannya adalah tragedi yang mengerikan,” tulisnya dalam memo internal yang dilihat oleh Guardian.

Dalam memo selanjutnya, dia mengatakan kepada para karyawannya bahwa konflik di Timur Tengah akan mempunyai “efek yang lebih jauh melampaui wilayah tersebut”.

Perusahaan-perusahaan global akhir-akhir ini juga telah berupaya keras untuk memperhitungkan staf mereka dan merumuskan komentar publik mengenai perkembangan yang terjadi.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore