Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Oktober 2023 | 13.06 WIB

Simposium Perdamaian Tiongkok Dalam Mediasi Konflik Berkepanjangan Israel dan Palestina, Sebatas Retorika?

Sumber: Mikhail Adam/JawaPos.com via Canva, Upaya Tiongkok dalam mediasi konflik Israel dan Palestina

JawaPos.com - Tiongkok mulai lebih aktif terlibat dalam mediasi internasional pasca tahun 2000an dan pada dekade 2010 Beijing mulai masuk dan menunjukkan posisinya di kawasan Timur Tengah. 

Pada tahun 2013 Tiongkok pertama kali memajukan proposal perdamaian untuk konflik Israel dan Palestina dan berlanjut dalam  DK PBB, Beijing memasukan kembali simposium perdamaian pada saat 2021 pasca meletus kembali konflik Israel dan Palestina

Sudah berbagai upaya mediasi dan perdamaian yang didorong oleh masyarakat internasional namun itu tak membuahkan hasil signifikan. 

AS yang sebagai pemain utama pasca perang dunia kedua di kawasan Timur Tengah terlihat buntu dan kontraproduktif dalam mengurai konflik di kawasan. 

Dengan Tiongkok yang hadir sebagai alternatif di kawasan Timur 

Tengah memunculkan kemungkinan baru tentang yang terjadi dalam konflik Israel dan Palestina. 

Tiongkok yang muncul sebagai kekuatan alternatif pada abad ke-21 dengan kekuatan ekonominya, hadir dengan formulasi dan mendorong corak baru mediasi konflik di kawasan dengan dialog yang konstruktif. 

Pada Mei 2021 dalam pertempuran antara Hamas dan Pemerintah Israel di Sheikh Jarrah memakan korban 254 jiwa, dengan 242 dari Palestina dan 12 orang dari Israel. 

Menyikapi konflik tersebut sebagai pemimpin bergilir DK PBB pada Mei 2021, Tiongkok mengambil sikap yang proaktif dalam upaya damai. 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok,  Zhao Lijian menyatakan, "Sejak konflik Israel dan Palestina pecah, Tiongkok mendorong peran sebagai negara besar yang bertanggung jawab dan melaksanakan pekerjaan konstruktif. Sebagai pimpinan bergilir DK PBB, Tiongkok telah memprioritaskan upaya penanganan konflik Israel dan Palestina." 

Upaya Tiongkok berlanjut saat debat terbuka DK PBB, melalui Wang Yi yang saat itu berperan menjadi Menteri Luar Negeri Tiongkok menyodorkan simposium perdamaian.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore