Konflik Nagorno-Karabakh menjadi perseteruan panjang Armenia dan Azerbaijan.
JawaPos.com – Ketegangan antara Armenia dan Azerbaijan akibat konflik Nagorno-Karabakh kembali mengalami peningkatan eskalasi usai adanya insiden operasi militer di Baku pada Selasa (19/9) minggu lalu.
Pihak Armenia mengatakan sebanyak lebih dari 200 orang tewas dan 400 orang lainnya mengalami luka-luka akibat operasi militer Azerbaijan di wilayah Nagorno-Karabakh pekan lalu.
Akibat peristiwa operasi militer tersebut, sebanyak 120.000 etnis Armenia di wilayah Nagorno-Karabakh ingin melarikan diri dari Azerbaijan karena takut terjadi penganiayaan maupun pembunuhan etnis.
Konflik Nagorno-Karabakh antara Armenia dan Azerbaijan merupakan permasalahan berkepanjangan dan kompleks karena mencakup masalah persengketaan wilayah, identitas serta rekam jejak historisnya.
Wilayah Nagorno-Karabakh telah menjadi wilayah kekuasaan dari Persia, Turki, Tsar Rusia, Ottoman hingga Uni Soviet selama berabad-abad.
Ketika zaman Kekaisaran Rusia pada 1917, Armenia dan Azerbaijan yang berdiri sebagai negara merdeka memperebutkan wilayah Nagorno-Karabakh.
Pada masa Uni Soviet, wilayah Nagorno-Karabakh ditetapkan menjadi bagian otonom dari Azerbaijan meskipun sebagian besar populasi di sana berasal dari etnis Armenia.
Ketika Uni Soviet runtuh, etnis Armenia berusaha memisahkan diri dari Azerbaijan yang ditetapkan secara internasional sebagai pemilik wilayah Nagorno-Karabakh.
Etnis Armenia berusaha membentuk negara baru yang dikenal dalam peristiwa Perang Karabakh Pertama pada 1988 sampai 1994.
Sebanyak 30.000 orang terbunuh dan lebih dari satu juta orang yang sebagian besar warga Azerbaijan terpaksa mengungsi akibat peristiwa tersebut.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
