Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 September 2023 | 21.54 WIB

Kedekatan Presiden Rusia dan Pemimpin Korea Utara Picu Kekhawatiran AS, Korsel hingga Jepang 

Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Korea Utara, Kim Jong Un. - Image

Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Korea Utara, Kim Jong Un.


JawaPos.com - Kedekatan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dengan Pemimpin Korea Utara menimbulkan kekhawatiran bagi Amerika Serikat (AS), Korea Selatan (Korsel) hingga Jepang.

Presiden Rusia Putin dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Rabu (13/9) lalu dinilai oleh negara-negara Barat terutama AS, Korsel serta Jepang akan menghasilkan kesepakan militer yang membahayakan.

Pada Jum'at (22/9), pihak AS, Korsel dan Jepang mengadakan pertemuan singkat untuk membahas potensi kerjasama militer yang dilakukan oleh Presiden Rusia Putin dengan Pemimpim Korea Utara Kim Jong Un.

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Anthony Blinken, Menlu Korsel Park Jin berserta Menlu Jepang Yoko Kamigawa sepakat mengecam setiap tindakan kemungkinan perdagangan senjata antara Rusia dan Korea Utara.

Ketiganya mengatakan akan menanggapi secara tegas segala aksi yang dapat mengancam keamanan regional maupun melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.

Baca Juga: Guna Ciptakan Dunia Tanpa Senjata Nuklir, PM Jepang Kishida Siap Bertemu Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un

Sebelumnya, Presiden Korsel Yoon Suk Yeol pada Rabu (20/3) memperingatkan konsekuensi dari tindakan Korea Utara yang dinilai memprovokasi langsung dengan memberikan pasokan senjata kepada Rusia untuk konflik di Ukraina.

Dilansir dari Reuters pada Rabu (13/9), Amerika Serikat akan memberikan sanksi tambahan kepada Korea Utara dan Rusia jika terjadi kesepakatan militer maupun jual-beli senjata.

Matthew Miller Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat juga mengungkapkan akan menerapkan sanksi tambahan kepada Rusia dan Korea Utara jika terjadi kesepakatan militer di antara keduanya.

“Kami telah mengambil sejumlah tindakan untuk memberikan sanksi kepada pihak yang menjadi perantara penjualan senjata antara Korea Utara dan Rusia, serta kami tidak akan ragu untuk menerapkan sanksi tambahan jika diperlukan,” jelasnya dilansir dari Reuters pada Rabu (13/9). ***


Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore