Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 September 2023 | 13.30 WIB

Setahun Pasca Kematian Mahsa Amini, Iran Masih Wajibkan Perempuan Berjilbab di Tempat Umum

Mahsa Amini sosok pejuang kebebasan hak perempuan di Iran.

JawaPos.com – Mahsa Amini ditangkap di Ibu Kota Iran Tehran karena diduga melanggar aturan negara terkait cara berpakaian untuk perempuan dan meninggal usai mengalami koma saat ditahan pada 16 September tahun lalu.

Kematian Mahsa Amini tersebut menimbulkan reaksi keras dari masyarakat Iran dan memicu terjadinya gelombang besar demonstrasi.

Gelombang demonstrasi dimulai terjadi di Kurdistan asal provinsi Mahsa Amini yang kemudian menyebar ke 31 provinsi Iran.

Puluhan warga diyakini telah terbunuh dan sebagian lainnya ditangkap oleh aparat keamanan.

Hari ini (16/9), menjadi momentum peringatan satu tahun kematian perempuan berumur 22 tahun itu.

Mahsa Amini telah menjadi simbol bagi perempuan dan perjuangan atas hak-hak kebebasan di Iran.

Isu mengenai jilbab dan hak-hak perempuan selalu menjadi perhatian utama demonstrasi yang terjadi di luar maupun dalam Iran.

Banyak perempuan Iran yang telah berubah cara berpakaiannya dengan tidak mengenakan jilbab.

Tetapi, peraturan negara mewajibkan perempuan memakai jilbab sejak Revolusi Iran pada 1979 sesuai dengan hukum dan ajaran agama.

Kini, pemerintah menggunakan kamera pintar untuk mengawasi dan mendeteksi pelanggaran di tempat umum maupun pada saat berkendara.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore