Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Februari 2019 | 00.27 WIB

Jepang Akui Ainu sebagai Penduduk Asli untuk Pertama Kalinya

Suku Ainu secara tradisional merupakan penganut animisme. Pria memiliki jenggot yang lebat dan perempuan menghiasi diri mereka dengan tato wajah sebelum menikah - Image

Suku Ainu secara tradisional merupakan penganut animisme. Pria memiliki jenggot yang lebat dan perempuan menghiasi diri mereka dengan tato wajah sebelum menikah

JawaPos.com - Pemerintah Jepang memperkenalkan undang-undang yang mengakui etnis minoritas Ainu di negara itu sebagai penduduk asli negaranya untuk pertama kalinya. Ini terjadi setelah puluhan tahun suku Ainu mengalami diskriminasi.

Selama ini orang-orang Ainu yang kebanyakan tinggal di Hokkaido Utara menderita akibat kebijakan asimilasi paksa. Meskipun sekarang diskriminasi terhadap suku Ainu telah berkurang secara berangsur-angsur, kesenjangan pendapatan dan pendidikan tetap ada.

"Penting untuk melindungi kehormatan dan martabat suku Ainu dan menyerahkan tanggung jawab ini kepada generasi berikutnya untuk mewujudkan masyarakat yang dinamis dengan nilai-nilai yang beragam. Hari ini kami membuat undang-undang untuk menjaga kebanggaan dan harga diri suku Ainu," ujar Juru Bicara Pemerintah Jepang Yoshihide Suga seperti dilansir Japan Today, Jumat (15/2).

Undang-undang ini merupakan undang-undang yang pertama yang mengakui Ainu sebagai masyarakat adat dan menyerukan kepada pemerintah untuk membuat kebijakan berwawasan ke depan. Termasuk langkah-langkah untuk mendukung suku Ainu, meningkatkan ekonomi, dan pariwisata lokal mereka.

Suku Ainu telah lama menderita akibat penindasan dan eksploitasi. Pemerintah Jepang modern pada akhir abad ke-19 melarang masyarakat suku mempraktikkan adat dan menggunakan bahasa mereka.

Suku Ainu secara tradisional merupakan penganut animisme. Pria memiliki jenggot yang lebat dan perempuan menghias diri mereka dengan tato wajah sebelum menikah. Namun seperti banyak orang pribumi di seluruh dunia, sebagian besar suku Ainu kehilangan kontak dengan gaya hidup tradisional mereka setelah berpuluh-puluh tahun mengalami kebijakan asimilasi paksa.

Berdasarkan survei yang dilakukan pada 2017, populasi suku Ainu saat ini diperkirakan setidaknya 12.300 orang. Namun angka sebenarnya tidak diketahui karena banyak juga yang telah terintegrasi dalam masyarakat Jepang.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore