Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Juli 2023 | 15.36 WIB

Oceangate Masih Beriklan Tur Bawah Laut, Apa Alasan Kapal Titanic Tidak Diangkat?

Kapal Titan Submarine Milik OceanGate (Foto : CBS News) - Image

Kapal Titan Submarine Milik OceanGate (Foto : CBS News)

 
JawaPos.com - Kapal selam Titan Submarine milik perusahaan swasta Amerika bernama OceanGate yang dikabarkan menghilang sejak Minggu (18/6) akhirnya ditemukan pada Kamis (22/6).
 
Kapal selam tersebut meledak di dasar laut dan lima orang penumpang dalam kapal dinyatakan tewas. Termasuk pendiri OceanGate, Stockton Rush yang saat itu berperan sebagai pengemudi.
 
Saat ini puing dari kapal selam tersebut telah ditemukan. Beberapa bagiannya telah diangkat ke daratan menggunakan alat canggih.
 
 
Namun, seolah tidak belajar dari pengalaman, perusahaan OceanGate melalui website resminya oceangateexpeditions.com masih mengiklankan jadwal tur yang sama untuk tahun 2024 mendatang. Tercantum dua pelayaran delapan hari yang terdaftar untuk 12 Juni 2024 dan 21 Juni 2024.
 
Keputusan OceanGate tersebut seolah memperkuat rumor yang beredar bahwa bangkai Titanic akan lenyap seluruhnya beberapa tahun ke depan. Hal tersebut ditengarai sebagai penyebab wisata melihat bangkai Titanic itu tetap diadakan.
 
Bangkai Titanic pertama kali ditemukan pada 1985 oleh Robert Ballard dan rekan-rekannya. Mereka adalah ilmuwan yang tengah bereksperimen dengan robot kapal selam berteknologi baru di masa itu.
 
Ballard menemukan bangkai kapal itu di kedalaman 3.962 meter di bawah permukaan laut Atlantik Utara dengan kondisi bangkai kapal yang sudah terbelah menjadi dua bagian.
 
Sejak penemuan itu, berbagai macam upaya telah dipikirkan dan dipertimbangkan secara matang agar bangkai kapal dapat diangkat. Namun menurutnya, semua ide yang terpikirkan tidak dapat direalisasikan karena berbagai faktor.
 
1. Titanic Sebagai Situs Pemakaman
 
Kapal yang dijuluki sebagai The Ship Of Dream ini mengalami kecelakaan akibat menabrak gunung es dan tenggelam pada 15 April 1912 saat pelayaran perdananya dari Sothampton, Inggris ke New York City. Tercatat sebanyak 1.514 orang meninggal dalam tragedi tersebut.
 
2. Titanic Dinobatkan Sebagai Warisan Dunia Oleh UNESCO
 
Pada 2012 kantor berita Jepang mewartakan bahwa Badan Kebudayaan PBB, UNESCO akan melindungi bangkai kapal Titanic yang dianggap sebagai warisan budaya bawah air.
 
Direktur Jenderal UNESCO saat itu, Irina Bokova mengatakan UNESCO tidak menoleransi perampasan situs budaya di daratan. Hal itu juga berlaku untuk warisan di dalam air.
 
3. Bagian Kapal Titanic Yang Masih Tersisa Semakin Rapuh
 
Bertahun-tahun terendam di bawah air membuat bagian kapal Titanic yang berbahan besi dan logam semakin rapuh. Ditemukan bakteri yang menempel di seluruh bagian Kapal Titanic.
 
Bakteri tersebut diketahui bernama Halomonas Titanise. Dapat bertahan di lingkungan yang sangat asin dan kebal antibiotik. Sudah lebih dari satu abad sejak Kapal Titanic tenggelam, bakteri tersebut terus mengikis kapal sehingga tidak memungkinkan untuk diangkat ke daratan.
 
Alasan-alasan itulah yang memungkinkan bangkai kapal Titanic dibiarkan di dasar laut sebagai warisan sejarah dunia. Dan juga sebagai peringatan kecelakaan maritim terbesar yang cukup tragis.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore