Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Juli 2019 | 15.04 WIB

Tol Balikpapan-Samarinda Bakal Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Pembangunan jalan tol ruas Balikpapan-Samarinda (Balsam) sepanjang 99,35 kilometer kini mulai memasuki tahapan akhir penyelesaian. Pembangunan jalan tol pertama di Kalimantan yang telah mencapai priogres 90,19 persen ini diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan kawasan perekonomian di Kalimantan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, kehadiran jalan tol Balikpapan-Samarinda diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kawasan perekonomian baru. Selain itu, kehadiran jalan tol Balam juga diharapkan akan meningkatkan konektivitas antar wilayah dan efisiensi biaya logistik di Indonesia.

“Pembangunan infrastruktur tidak hanya untuk mendorong perkembangan ekonomi di kawasan perkotaan dan kawasan maju lainnya, tetapi juga infrastruktur di kawasan sedang berkembang dan perbatasan sehingga bisa mengurangi disparitas sosial, ekonomi dan wilayah,” kata Basuki dalam keterangannya, Jumat (5/7).

Sementara itu, Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, pembangunan tol Balsam menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi Rp 9,9 triliun. Targetnya, pemerintah akan dapat merampungkan pembangunan tol itu pada akhir tahun 2019.

“Adanya tol itu dapat memangkas biaya logistik barang dan jasa dan waktu tempuh antar dua kota tersebut dari semula sekitar 3 jam, menjadi hanya 1 jam,” kata Danang.

Sebagaimana diketahui, jalan Tol Balikpapan-Samarinda juga menjadi akses penghubung Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan. Akses menuju bandara ini dapat ditempuh dalam waktu 15-20 menit dengan melewati Seksi V ruas Balikpapan-Sepinggan yang hanya berjarak sekitar 8 km dari bandara tersebut.

Photo

Ruas tol Balikpapan-Samarinda diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Pulau Kalimantan (Dok.Biro Komunikasi Kementerian PUPR)

Adapun jalan tol Balsam yang dibangun sejak November 2016 lalu itu terdiri dari 5 seksi. Di antarnaya, seksi I ruas Balikpapan-Samboja 22,03 Km, Seksi II ruas Samboja-Muara Jawa 30,98 Km, Seksi III Muara Jawa – Palaran 17,50 Km, Seksi IV Palaran – Samarinda 17,95 Km, dan Seksi V ruas Balikpapan - Sepinggan 11,09 Km.

Dari lima seksi, Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan dukungan pembangunan konstruksi di Seksi I dan Seksi V yang bertujuan meningkatkan kelayakan finansial ruas tol tersebut. Pembangunan Seksi 1 menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltim sebesar Rp 1,5 triliun dan APBN sebesar Rp 271 miliar, dimana Rp 79,88 miliar diantaranya dialokasikan untuk pembangunan Jembatan Manggar sepanjang 613 meter.

Sedangkan untuk Seksi V, didanai oleh APBN yang berasal dari pinjaman dari Pemerintah China sebesar Rp 848,55 miliar atau sekitar 8,5 persen dari total investasi. Untuk Seksi II-III dan IV, pembangunannya menggunakan dana Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT. Jasa Marga Balikpapan-Samarinda.

"Kehadiran jalan tol ini disambut baik oleh masyarakat yang terus mendukung terbangunnya jalan tol ini hingga tahap penyelesaian," tukasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore