
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memimpin Sidang Aduan Kanal Debottlenecking Satuan Tugas P2SP di Jakarta, Kamis (9/4/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Bank Dunia atau World Bank sempat meminta maaf usai menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7 persen.
Purbaya menyebut, permintaan maaf itu disampaikan langsung saat dirinya bertemu dengan pihak World Bank di Washington DC, pekan lalu. Menurutnya, proyeksi tersebut dipublikasikan Bank Dunia sebelum didiskusikan lebih lanjut dengan sejumlah pihak.
“Ada yang bilang pertumbuhan kita cuma 4,7 persen, itu World Bank kan ya. Begitu ketemu sana dia minta maaf. Dia minta maaf nerbitin forecastnya, karena di-publish sebelum diskusi dengan bos di sana,” ujar Purbaya dalam acara Pelantikan Pejabat Tinggi Kemenkeu di Kantornya, Selasa (21/4).
Ia menambahkan, sejumlah negara seperti Tiongkok bahkan merespons keras proyeksi tersebut. Namun, Indonesia memilih bersikap lebih tenang.
Purbaya mengaku akan membuktikan kepada World Bank bahwa pemangkasan proyeksi ekonomi itu salah. “China marah, kita nggak marah. Cuma saya bilang, forecast-nya terlalu rendah. Jadi gimana, kita revisi nggak? Nggak usah, saya akan membuktikan bahwa kamu salah,” tegasnya.
Purbaya optimistis ekonomi Indonesia mampu tumbuh lebih tinggi dari proyeksi tersebut. Keyakinan itu didasari oleh berbagai reformasi yang telah dilakukan pemerintah, khususnya di sektor fiskal.
Menurutnya, reformasi di bidang perpajakan, kepabeanan, serta pengelolaan anggaran telah dilakukan jauh sebelum tekanan global meningkat, termasuk sebelum konflik geopolitik dunia terjadi.
“Kenapa saya berani ngomong begitu? Karena kita sudah melakukan reformasi terus-menerus di Kementerian Keuangan dan di tempat lain juga,” jelasnya.
Ia menegaskan, langkah-langkah perbaikan tersebut membuat fondasi ekonomi nasional, terutama Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), menjadi lebih kuat dan tahan terhadap gejolak global.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
