
Penyanyi dan publik figur Ashanti Hastuti (kedua kiri) usai menjalani sidang terbuka doktoral di Unair Surabaya, Rabu (13/5). (Antara/Willi Irawan)
JawaPos.com - Penyanyi dan publik figur Ashanti Hastuti meraih gelar doktor di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya setelah mempertahankan disertasi tentang adaptasi penyanyi generasi baby boomers dan Generasi X menghadapi transformasi digital industri musik Indonesia.
“Alhamdulillah setelah melewati perjuangan panjang berkat promotor saya yang luar biasa ini. Kalau bukan karena Pak Suko mungkin aku enggak selesai dari sini. Selalu memotivasi, selalu memberikan energi positif bahwa tidak boleh menyerah, harus berjuang sampai titik akhir,” kata Ashanti usai sidang terbuka di kampus Unair Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/5).
Dalam sidang terbuka Program Studi Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia Sekolah Pascasarjana Unair itu, Ashanti mempertahankan disertasi berjudul “Respon Adaptif Penyanyi Baby Boomers dan Generasi X terhadap Transformasi Digital di Industri Musik Indonesia.”
Ashanti mengatakan perjalanan menyelesaikan pendidikan doktor bukan hal mudah karena harus membagi waktu di tengah aktivitas sebagai penyanyi, istri, ibu, hingga nenek.
“Ditolak judul empat kali. Judul pertama ditolak, kedua, ketiga, bahkan saya sudah publikasi juga, tapi ditolak lagi. Jadi judul keempat baru diterima,” ujarnya.
Ia mengaku tantangan pendidikan doktor terasa berat karena tetap harus menjalankan berbagai tanggung jawab di dunia hiburan dan keluarga.
“Aku sangat bangga buat orang-orang yang masih mau belajar di umur yang mungkin sudah tidak muda lagi. Aku juga kesibukan istri, ibu, nenek, kerjaan banyak, ikut lomba dan banyak hal, tapi tetap berusaha bagaimana harus selesai dengan baik,” katanya.
Ashanti berharap hasil penelitiannya dapat memberi kontribusi bagi industri musik Indonesia, khususnya terkait kemampuan musisi lintas generasi beradaptasi di era digital.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
