
Selebgram Nabilah O'Brien (kedua dari kiri) bersama Pengacaranya, Goldie Natasya Swarovski. (Istimewa)
JawaPos.com - Selebgram Nabilah O'Brien menuntut keadilan atas penetapan tersangka kepadanya oleh Bareskrim Polri. Status hukum ini dianggap tidak benar karena Nabilah berstatus sebagai korban pencurian.
Pengacara Nabilah, Goldie Natasya Swarovski mengatakan, pihaknya sudah meminta gelar perkara khusus kepada Polri. Langkah ini untuk menggugurkan status tersangka Nabilah.
"Kita sudah bersurat kepada Wassidik untuk gelar perkara khusus, saya harap Birowassidik dapat melihat ini dengan objektif," kata Goldie di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (6/3).
Goldie menjelaskan, pasal pencemaran nama baik, penuduhan, maupun fitnah yang dijeratkan kepada Nabilah dianggap keliru. Menurutnya, tidak ada niat jahat dari Nabilah untuk menyerang kehormatan pelaku pencurian berinisial ZK dan ES.
"Beliau (Nabilah) aja tidak tahu ketika posting itu siapa yang dia posting. Yang ada cuman keberanian pengusaha kecil doang yang lagi membela diri bahwa usahanya sedang sial karena ada orang yang jahat sama pegawainya dan juga mengambil makanannya tanpa membayar," imbuhnya.
Di tempat sama, Nabilah juga meluapkan kekesalannya kepada ZK dan ES yang melaporkannya kepada polisi. Padahal pasangan tersebut yang memulai perkara akibat mencuri makanan dan menyerang pegawai di rumah makannya.
“Untuk Bapak Z dan Ibu E. Saya ingin bertanya langsung, di mana hati nurani kalian? Kalian datang ke tempat saya, mengambil 14 produk makanan dan minuman kami tanpa membayar sepeser pun,” kata Nabilah.
Pemilik rumah makan Bibi Kelinci ini mengaku dibuat geram oleh tingkah laku pelaku. Terlebih kedua pelaku juga melakukan kekerasan.
“Tidak hanya itu, kalian menghina karyawan-karyawan saya, masuk ke area dapur saya, membentak dan mencaci maki karyawan saya yang sedang bekerja mencari nafkah,” pungkasnya.
Peristiwa ini bermula dari keributan yang dilakukan pasangan suami istri di rumah makan milik Nabilah di Kemang, Jakarta Selatan. Pelaku sempat menerobos masuk ke area dapur dan memaki pegawai, lalu membawa pulang makanan tanpa membayar.
Nabilah pun pernah mengunggah rekaman CCTV peristiwa ini di akun Instagramnya pada 20 September 2025. Nabilah menjelaskan bahwa pesanan pembelai butuh waktu cukup lama untuk disajikan karena kondisi restoran yang sedang ramai pengunjung.
“Menunggu kurang lebih 30 menitan, ibu ini masuk ke dalam kitchen (di mana ini dilarang) memaki head kitchen saya, dan mengancam akan mengobrak-abrik restoran saya,” demikian isi unggahan tersebut.
Pria yang bersama perempuan tersebut pun ikut masuk ke area dapur. Dia ikut memaki pegawai dapur. Selain itu, pelaku sempat memukul lemari pendingin.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
