
Pandji Pragiwaksono
JawaPos.com - Komika Pandji Pragiwaksono kini menghadapi proses hukum usai dilaporkan oleh sejumlah pihak buntut atas pertunjukan stand up comedy yang dibawakannya dalam acara Mens Rea pada penghujung tahun 2025 dan ditayang melalui platform streaming Netflix.
Salah satu pelapor Pandji Pragiwaksono ada yang menyertakan barang bukti diduga ilegal berupa rekaman Netflix yang disimpan di dalam flashdisk saat membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya.
Saat disinggung mengenai barang bukti yang diduga ilegal dari pelapor, Pandji Pragiwaksono enggan berkomentar. Menurut dia, barang bukti tersebut benar ilegal atau tidak bukan menjadi tugas dan tanggung jawabnya.
"Itu mungkin bukan ranahnya saya ya sebagai pelaku pertunjukan. Kalau misalkan dianggap sebagai bajakan, dari Netflix mungkin itu ranahnya, jangan tanya ke saya," kata Pandji Pragiwaksono saat ditemui di kantor MUI Pusat, Selasa (3/2).
Menurut Pandji, tugas dan tanggung jawabnya adalah terkait materi komedi yang dibawakan dalam acara itu. Menurut Pandji, sebuah karya bebas ditafsirkan oleh para penonton atau orang lain.
Akan tetapi, seniman selaku pembuat karya juga memiliki pemaknaan tersendiri atas karya yang dihasilkan. Ketika terjadi penafsiran yang bias atau membingungkan, seniman dapat ditanya supaya dapat menjelaskan atas hasil karyanya.
"Saya tentu akan sangat senang kalau misalnya ketika ada kebingungan atau ketidakjelasan atas produk pertunjukan saya, maka langkah pertama yang diambil adalah berdialog," ungkap Pandji.
Dia mengaku siap untuk bertemu dan berdialog dengan siapa pun, termasuk dengan pelapor untuk memberikan penjelasan terkait pertunjukannya yang mungkin tidak dapat dipahami dengan baik dan mengakibatkan terjadinya kesimpulan yang salah atau tidak tepat.
Pandji Pragiwaksono mengakui suatu karya harus terus berevolusi menjadi lebih baik. Dia pun bersedia terus melakukan koreksi dengan harapan karyanya bisa terus lebih baik dan menjadi hiburan yang menyenangkan bagi banyak orang.
"Semoga ini akan membuat siapa pun komika di Indonesia untuk semakin mantap berkarya karena tahu bahwa karya harus dilakukan dengan perbaikan terus-menerus," kata Pandji.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
