
Nikita Mirzani menjalani sidang. ( Shafa Nadia/Jawa Pos)
JawaPos.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang replik menyatakan menolak argumentasi hukum Nikita Mirzani dalam pledoi yang menyebut masalahnya dengan Reza Gladys berawal dari kerja sama untuk tujuan memperbaiki nama baik yang sempat tercoreng akibat review produk dilakukan Doktif atau Dokter Detektif.
Jaksa tetap meyakini bahwa Nikita Mirzani telah melakukan pengancaman dan pemerasan terhadap korban Reza Gladys. Menurut Jaksa, percakapan yang telah dihadirkan ke persidangan sebelumnya membuktikan bahwa Nikita Mirzani memang melakukan pengancaman dan pemerasan yang direncanakan dengan matang.
"Ismail Marzuki mengatakan kepada saksi Reza Gladys, ‘hari ini bisa transfer nggak? Karena hari ini dia mau speak up. Jangan nego-nego, karena Niki agak susah’,” kata Jaksa untuk mengungkap adanya dugaan pengancaman dan pemerasan diduga dilakukan Nikita Mirzani
Alasan Nikita Mirzani bekerja sama dengan Reza Gladys selama 1 tahun dinilai tidak sesuai dengan fakta sebenarnya secara keseluruhan. Ada fakta yang tidak diungkap Nikita Mirzani atau kuasa hukumnya untuk menyesuaikan dengan argumentasi hukum yang hendak dibangun.
Padahal menurut Jaksa, awal mula munculnya durasi waktu satu tahun bukan dari Reza Gladys. Tapi bersumber dari Ismail Marzuki yang menyatakan tidak akan menjamin Nikita Mirzani tidak bicara yang negatif setelah lewat dari satu tahun.
Pernyataan lain untuk memperkuat dugaan pengancaman dan pemerasan dilakukan Nikita Mirzani terhadap Reza Gladys adalah adanya dialog dari saksi Oky Pratama kepada Reza Gladys. Isi dari dialog tersebut pada intinya meminta Reza Gladys untuk bertemu dengan Nikita Mirzani supaya semuanya aman dan Reza dapat bebas berjualan kembali tanpa harus dibayangi ketakutan.
"Kami berpendapat bahwa terdakwa Nikita Mirzani melakukan penggelapan fakta hukum yang menimbulkan adanya kesesatan dikarenakan terdakwa Nikita Mirzani tidak menggambarkan secara lengkap pembicaraan antara saksi Ismail dengan saksi Reza Gladys,” ungkap jaksa.
Jaksa menyebut m, Reza Gladys merasa terancam dan ketakutan akibat ulah Nikita Mirzani karena produk kecantikannya dijelek-jelekkan di media sosial. Tak hanya itu, kredibilitas Reza Gladys sebagai dokter kecantikan juga jadi menurun.
Buntut dari dijelek-jelekkan Nikita Mirzani, kondisi kesehatan Reza Gladys menurun sampai mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Mayapada. Selain itu, Reza juga mengalami tekanan mental dan sempat dibawa ke psikiater.
Jaksa Penuntut Umum tetap pada tuntutan semula berharap majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana 11 tahun penjara dan denda sebesar Rp 2 miliar rupiah kepada terdakwa Nikita Mirzani.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022