
Fitri Salhuteru belum dapat memenuhi pemeriksaan terkait kasus pencemaran nama baik laporan Nikita Mirzani karena sedang liburan keluarga. (Instagram @fitri_salhuteru)
JawaPos.com - Fitri Salhuteru disebut oleh Nikita Mirzani pernah bertemu dengan salah satu JPU bernama Dona. Ibu tiga anak tersebut menyatakan ada bukti pertemuan Fitri-Dona berupa foto yang terjadi di luar persidangan.
"Ada seseorang yang punya foto bahwa Bu Dona bertemu dengan Fitri Salhuteru," kata Nikita Mirzani dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selata, Kamis (2/10).
Fitri Salhuteru kebingungan kenapa namanya disebut Nikita Mirzani di dalam persidangan. Padahal, dia merasa tidak pernah ada keterkaitan dengan kasus dugaan pemerasan, pencemaran nama baik, dan tindak pidana penucician uang (TPPU) yang menjerat Nikita.
Menurut Fitri Salhuteru, dirinya juga bingung karena merasa tidak pernah mengenal Jaksa Dona. Dia pun menegaskan tidak pernah bertemu dengan Dona, sebagaimana telah disebutkan Nikita Mirzanai di dalam persidangan.
"Saya ada sayembara Rp 244 miliar kalau ada foto saya dengan yang terhormat JPU, Ibu Dona. Sayembara ini besarannya sama dengan tuntutan si terdakwa Nikita Mirjani kepada pelapor yang melaporkan dia. Karena saya kenal pun tidak, ketemu juga nggak pernah, cuma melihat di TV pada saat persidangan," tutur Fitri Salhuteru.
Menurut Fitri, selama ini Nikita Mirzani biasanya sangat ketat dalam menyaring informasi yang disampaikan netizen. Namun kali ini, Fitri bingung kenapa Niki jadi percaya begitu saja atas informasi yang didapat dari pengguna media sosial.
"Kok bisa dia telan mentah-mentah informasi yang akhirnya membawa dia punya musuh,dia jadi punya musuh lho. Dia mengatakan itu di depan majelis hakim yang mulia tanpa jelas sumbernya dari mana, tanpa jelas kebenarannya dari mana. Kok bisa serendah ini dia mengambi statement yang nggak jelas seperti itu," katanya.
Fitri Salhuteru juga mengatakan, daripada dirinya yang disebut-sebut oleh Nikita Mirzani, masih lebih pantas Oky Pratama dana Doktif yang disebutkan dalam persidangan kasus menjerat Nikita Mirzani.
"Kalau nanti sudah keterlaluan saya di-framing seolah-olah saya ada dalam lingkaran sindikat pemeras skincare di Indonesia ini, saya akan ambil tindakan hukum," ungkapnya.
