Dua Lipa. (Instagram @dualipa)
JawaPos.com – Dua Lipa dan perusahaan manajemennya membantah laporan yang menuduh pemecatan manajer karena sikap pro-Israel.
Dilansir dari laman Stereogum pada Rabu (24/9), Rumor tersebut berasal dari Daily Mail dan menuding Lipa memecat manajernya, David Levy, karena penolakannya terhadap aktivisme pro-Palestina di industri musik.
Isu ini sempat mendapat perhatian luas setelah kelompok musik Kneecap memperkuat kabar tersebut.
Menurut laporan, Levy disebut terlibat dalam upaya penghapusan Kneecap dari daftar penampil di Glastonbury.
Tindakan itu dikaitkan dengan kritik mereka terhadap kampanye genosida Israel di Gaza. Namun, Lipa menegaskan bahwa tuduhan itu sepenuhnya tidak benar.
Pihak manajemen Lipa, WME, menyatakan bahwa Levy tidak lagi terlibat dalam urusan bisnis harian sang penyanyi sejak 2019.
WME juga menjelaskan bahwa Levy telah menghapus akun Lipa dan beberapa proyek lain pada awal tahun ini. Dengan demikian, tidak ada dasar bahwa Lipa memecatnya karena alasan politik.
David Levy sendiri pernah berperan penting pada awal karier Lipa antara 2016 hingga 2019. Saat pindah dari London pada 2019, ia hanya menjadi penasihat dan berhenti menangani aktivitas harian penyanyi tersebut. Ia kemudian sepenuhnya mundur dari proyek Lipa pada awal tahun 2025.
Dalam sebuah unggahan Insta Story, Lipa mengkritik pemberitaan yang dinilainya memecah belah publik.
Lipa menegaskan bahwa kabar pemecatan karena pandangan politik Levy adalah tidak benar sama sekali. Menurutnya, media sengaja menulis berita provokatif demi menarik perhatian pembaca.
Lipa juga menegaskan dukungannya pada kebebasan Palestina. Ia menyatakan bahwa mengeksploitasi tragedi global demi kepentingan sensasi adalah hal yang meresahkan.
Bahasa yang digunakan oleh Daily Mail disebutnya hanya demi clickbait dan memicu perpecahan daring.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
