
Astrid Khairunisha atau Astrid Kuya memberi keterangan di Jakarta, Rabu (3/9/2025). ANTARA/Khaerul Izan
JawaPos.com - Istri Uya Kuya, Astrid Khairunisha atau Astrid Kuya mengaku ikhlas saat rumahnya dijarah massa beberapa waktu lalu. Namun, dia berharap hewan peliharaannya, kucing, bisa dikembalikan oleh penjarah.
Dia juga mengharapkan agar kejadian seperti itu tak terjadi lagi kepada siapa pun, juga aneka barang yang telah dibawa bermanfaat bagi mereka.
"Kalau untuk masalah penjarahan, saya sudah benar-benar mengikhlaskan," kata Astrid Kuya di Jakarta, Rabu (3/9).
Astrid mengatakan bahwa kehadirannya pada rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan DPRD DKI Jakarta merupakan bukti dirinya sudah mengikhlaskan semua kejadian yang menimpa keluarganya.
Menurut dia, kehadirannya pada rapat juga merupakan tugas yang telah diberikan oleh masyarakat kepada dia selaku anggota DPRD DKI Jakarta.
"Saya ikhlas lahir batin. Makanya kenapa saya bisa hadir di sini. Dan memang tugas saya, kewajiban saya untuk berada di pansus ini untuk membicarakan masalah perda pendidikan untuk anak-anak," ujarnya.
Astrid juga berharap barang-barang yang dijarah oleh massa dari rumahnya bisa berguna.
"Saya selalu bilang ketika melihat video, yang mereka ambil itu bisa berguna buat mereka," kata Astrid yang juga merupakan Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta.
Astrid Kuya berharap hewan peliharaannya berupa kucing yang ikut dijarah massa saat kejadian penjarahan rumahnya pada Sabtu (30/8) malam di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, bisa kembali
"Semoga ada yang berniat baik untuk mengembalikan," ucapnya.
Pada saat terjadi penjarahan rumah milik anggota DPR Uya Kuya yang merupakan suami Astrid Kuya itu, terdapat 12 kucing yang ikut dijarah dan saat ini tiga kucing telah ditemukan.
Astrid mengatakan bahwa ia selalu berdoa agar kucing yang merupakan hewan peliharaannya dapat kembali semua dengan kondisi aman.
Ia juga menyambut baik siapa pun yang berniat mengembalikan kucingnya. "Semoga kucing dapat ditemukan. Semua harta benda kita ikhlaskan. Sudah itu saja," ujarnya.
Astrid menambahkan bahwa untuk masalah hukum diserahkan semua kepada kepolisian. "Saya kurang tahu (masalah hukum). Itu yang mengurusi kepolisian. Jadi, kemarin saya tidak mengerti. Pokoknya setiap kali saya berdoa, semoga kucing dapat ditemukan," katanya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
