
Davina Karamoy saat menjadi bintang tamu dalam podcast populer Goyang Lidah. (YouTube Goyang Lidah)
JawaPos.com - Davina Tesalonika Karamoy atau lebih dikenal Devina Karamoy menjadi sosok populer sejak perannya sebagai Rani di film Ipar Adalah Maut. Artis cantik ini sempat jadi sasaran penonton akibat peran yang ia mainkan sebagai adik ipar yang merebut suami kakak kandungnya sendiri.
Mendapat peran pelakor alias perebut laki orang, Davina Karamoy pernah dicubit hingga dilabrak orang yang sama sekali tak dikenal.
Pengalaman tersebut tampaknya tak membuat Davina kapok. Ia kembali berperan sebagai pelakor di film terbarunya Dendam Malam Kelam.
Menjadi bintang tamu dalam podcast populer Goyang Lidah yang dipandu oleh komedian Praz Teguh, perempuan berusia 22 tahun ini bercerita, peran sebagai pelakor di film terbarunya berbeda dengan yang sebelumnya.
Davina mengaku, ia terbiasa bermain di film bergenre drama dan komedian. Dan film Dendam Malam Kelam bergenre crime mystery.
“Di sini susah banget sebenarnya, tapi aku suka banget filmnya karena aku sukanya film crime mystery, seru nontonnya,” ujarnya.
Menurut Davina, peran ini adalah kesempatan dirinya untuk menguji kemampuan dalam memerankan karakter yang kompleks dan memiliki dinamika emosi yang kuat.
"Tapi di sisi lain, aku juga mikir ini kesempatan bagus buat aku belajar. Gimana caranya aku bisa bikin penonton tuh merasakan konflik batinnya si karakter ini, kenapa dia sampai melakukan hal itu," paparnya.
Selama proses syuting, gadis kelahiran 17 Agustus 2002 ini mengaku sempat merasa tidak nyaman dengan tatapan sinis atau komentar pedas yang mungkin dilayangkan padanya, meskipun itu hanya karena perannya. Namun, ia berusaha profesional dan fokus pada pekerjaannya.
"Ya namanya juga peran ya. Aku berusaha memisahkan antara karakter di layar sama diri aku sendiri di kehidupan nyata," jelas Davina sambil tertawa kecil.
Praz Teguh pun memberikan apresiasi atas keberanian Davina dalam mengambil peran yang menantang tersebut. Ia juga menyoroti pentingnya bagi seorang aktor untuk bisa memerankan berbagai macam karakter, termasuk yang memiliki sisi gelap.
Menariknya, meski peran yang ia mainkan kontroversial, justru Davina memiliki cita-cita yang sangat mulia. Ia berkeinginan menjadi guru TK.
“Aku tuh suka anak kecil, tapi masih kecil ya. Kalau sudah SD aku biasa aja, suka sih suka, cuma suka aja kalau sama anak TK,” katanya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
