Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 November 2024 | 06.37 WIB

Tak Hadiri Undangan Mediasi dengan Novi, Farhat Abbas: Undangan Tipu-tipu, Mau Permalukan Agus

Pengacara Farhat Abbas membuat pernyataan mengejutkan terkait donatur yang memberikan kuasa terhadap Pablo Benua dan kemudian melakukan gugatan ke pengadilan. (YouTube Deddy Corbuzier) - Image

Pengacara Farhat Abbas membuat pernyataan mengejutkan terkait donatur yang memberikan kuasa terhadap Pablo Benua dan kemudian melakukan gugatan ke pengadilan. (YouTube Deddy Corbuzier)

JawaPos.com - Pratiwi Noviyanthi atau akrab disapa Novi, orang yang melakukan aksi penggalangan dana, sempat mengundang Agus Salim untuk menyelesaikan permasalahan uang sekitar Rp 1,3 miliar yang saat ini masih berada di tangan yayasan. Pertemuan itu dilaksanakan pada Jumat (15/11).

Hanya saja, Agus Salim tidak hadir dalam kesempatan itu. Farhat Abbas mengatakan, acara itu tujuannya bukan untuk menyelesaikan permasalahan. Namun untuk mengolok-olok Agus Salim supaya semakin dibenci masyarakat.

"Itu hanya kepentingan konten orang-orang itu saja. Hanya ingin mempermalukan kita, mempermalukan Agus," kata Farhat Abbas kepada wartawan, Rabu (20/11).

"Dia undang kita, kita minta uangnya dibilang memperjuangkan uang, mengejek kita, nggak ada bagus bagusnya. Undangan tipu-tipu itu, mau menipu Agus, mengejek Agus, sehingga agus makin dibenci orang-orang," imbuhnya.

Dia mengaku sudah mengetahui indikasi ke arah sana. Sehingga, Farhat Abbas pun memutuskan Agus Salim tidak perlu datang untuk memenuhi undangan Novi.

"Hanya ingin membuktikan bahwa chat-nya kita dikasih, nggak ada pemerasan," tutur Farhat Abbas.

Pihak Agus Salim berpegangan pada proses hukum yang saat ini bergulir di Polda Metro Jaya. Farhat Abbas tegas menyatakan tidak ada perdamaian dengan Novi dan ingin kasus tersebut sampai masuk ke persidangan. Dengan demikian, nantinya akan ada putusan dari majelis hakim.

Dalam amatan Farhat Abbas, uang Rp 1,3 miliar awalnya serius akan diberikan Novi ke Agus Salim. Namun belakangan, langkah Novi diangfap tidak serius dan terkesan hanya mau mempermalukan Agus Salim ke publik.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore