Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 April 2024 | 02.31 WIB

Produser Film VINA: Sebelum 7 Hari Ungkap Sosok Sifat Korban yang Tak Diketahui Banyak Orang

 

Marliana selaku saudara kandung mendiang Vina secara tegas membantah tuduhan bahwa film garapan sutradara Anggy Umbara melakukan eksploitasi penderitaan Vina dan rasa trauma dari pihak keluarga.

 
JawaPos.com - Film VINA: Sebelum 7 Hari diangkat dari kisah nyata tentang gadis bernama Vina yang meninggal dunia secara tragis akibat mengalami kekerasan seksual dan pembunuhan dilakukan secara sadis oleh kelompok geng motor yang terjadi di daerah Cirebon pada 2016 silam.
 
Publik selama ini hanya mengetahui tentang kasus pembunuhan dialami Vina karena memang viral pada saat itu. Namun  di luar itu, ternyata ada sosok Vina yang patut diacungi jempol namun belum banyak yang tahu. Vina ternyata merupakan sosok pemberani tidak gentar dalam menghadapi resiko.
 
"Selain kejadian yang sudah viral, tidak banyak yang tahu bahwa Vina kerap menerima perundungan. Vina sebenarnya orangnya pemberani, dia melawan bully. Tapi karena dikeroyok, dia enggak bisa menang," kata Dheeraj Kalwani selaku produser di bilangan Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (18/4).
 
Cerita dalam film ini pun mengangkat tentang bully. Dalam trailer film VINA: Sebelum 7 Hari yang sudah dirilis, kejadian bully di sekolah sempat ditampakkan. 
 
"Kami sepakat dengan keluarga ingin menfilmkan kisah Vina, kami mendengarkan dengan seksama seperti apakah kehidupan almarhumah semasa hidup," kata Dheeraj.
 
Selain itu, lokasi syuting film VINA: Sebelum 7 Hari mayoritas mengambil lokasi yang sebenarnya sesuai yang dialami Vina. Termasuk momen disaat Vina mengalami kejadian tragis kekerasan seksual hingga pembunuhan bersama kekasihnya.
 
"Lokasi intinya dimana Vina dipukul filmnya kita gunakan lokasi asli. Jembatan layang itu lokasi asli. 80 persen lokasi di Cirebon itu asli. Cuma untuk institusi kita samarkan," papar Dheeraj.
 
Sementara itu, Anggy Umbara selaku sutradara mengungkapkan, pihaknya berdiskusi cukup dalam dengan keluarga mendiang Vina sekaligus memberikan naskah skenario untuk dibaca dan mendapat persetujuan sebelum memulai proses syuting. Sebab, dia tidak mau ada hal yang mengganjal di hati keluarga Vina atas film garapannya tersebut.
 
"Dari awal kami melibatkan keluarga Vina. Bahkan skenario pun sudah dibawa oleh keluarga sebelum syuting. Jadi kami sangat memperhatikan perasaan keluarga Vina," paparnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore