
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
JawaPos.com - Raffi Ahmad mengungkapkan momen titik terendah dalam hidupnya. Hal itu terjadi saat dirinya ditangkap atas kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang pada awal 2013 silam.
Pernyataan tersebut diungkapkan Raffi di hadapan Jeje Govinda dimana dia juga mengalami titik terendah dalam hidup setelah istrinya, Syahnaz Sadiqah, main serong dengan Rendy Kjaernett, suami Lady Nayoan.
Baca Juga: Belum Bisa Berdiri Usai Kecelakaan, Lady Nayoan Harus Fisioterapi
"Gua pernah di tahap hancur, mungkin enggak sehancur lo ya, saat gua ditangkap sama BNN dulu. Hancur dunia gua, tapi ini pasti enggak ada secuilnya lah dibanding harga diri lo sebagai laki-laki," kata Raffi Ahmad dalam video di channel YouTube RANS Entertainment.
Raffi merasa penangkapannya atas kasus narkoba sebagai titik terendah dalam hidupnya dengan alasan kuat. Saat itu pria asal Bandung itu sedang berada di puncak karir, tiba-tiba karir yang sedang mentereng itu terjun bebas setelah dirinya ditangkap atas kasus narkoba.
Baca Juga: Sesali Perselingkuhan, Syahnaz Janji Akan jadi Istri yang Baik untuk Jeje Govinda
Selain itu, insiden penangkapan Raffi juga mengakibatkan dampak sangat hebat pada dirinya. Raffi Ahmad sampai harus kehilangan semangat dan kepercayaan diri.
"Gua hilang kepercayaan diri, gua nggak kerja. Pas baru keluar, orang masih percaya nggak ya sama gua? Gua merasa itu titik terendah gua," tutur Raffi Ahmad.
Jeje Govinda juga mengakui kasus yang dialaminya dimana Syahnaz selingkuh dengan Rendy Kjaernett merupakan pukulan sangat hebat. Dia pun sempat marah ketika tahu istri yang telah memberinya anak kembar ternyata melakukan hubungan terlarang dengan laki-laki lain.
Harga diri Jeje Govinda tercoreng. Banyak orang menganggapnya bodoh dan berbaga8 tudingan negatif lainnya lantaran masih menerima Syahnaz sebagai istri.
"Banyak yang bilang kayak gitu. Teman-teman gua bilang, kalau gua jadi lo nggak bisa kayak gitu," kata Jeje.
Jeje Govinda memutuskan mempertahankan rumah tangganya bersama Syahnaz demi masa depan anak-anaknya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
