
David Naif menyindir politisi hingga Ratna Sarumpaet lewat lagu
JawaPos.com - Tahun 2020 lalu grup band Naif resmi kehilangan dua personelnya sekaligus yaitu Mohammad Amil Hussein atau Emil (bass) dan Franki Indrasmoro Sumbodo atau Pepeng (drum).
Emil hengkang pertama kali dari grup musik yang terbentuk pada 22 Oktober 1995 itu, tepatnya pada September 2020. Tidak lama kemudian Pepeng juga ikut keluar.
Kehilangan dua personel sekaligus tentu bukan hal mudah bagi Naif. Kehilangan Emil dan Pepeng bisa dibilang kini ia pincang karena hanya menyisakan dua orang personel saja yaitu David Bayu Danang Jaya atau David (vokal) dan Fajar Endra Taruna atau Jarwo (gitar). Sama seperti tahun sebelumnya, di tahun ini Band Naif kemungkinan akan tetap vakum di dunia musik.
Demajors, perusahaan rekaman yang kini menaungi Band Naif untuk rilisan karya fisik mengatakan, di tahun ini tidak ada rencana apapun dari pemilik album Titik Cerah untuk merilis karya seperti album atau single.
“Gak ada rencana. Naif di kita cuma satu kali rilis yaitu album terakhir mereka 7 Bidadari, tapi sampai sekarang masih sama kita. Sementara rilisan yang sebelum-sebelumnya dipegang oleh Indo Semar Sakti,” ucap Ipul dari Demajors kepada JawaPos.com Minggu (9/5).
Pihaknya sudah tahu ihwal hengkangnya Emil dan Pepeng dari Naif. Kendati demikian dia belum dapat memastikan apakah grup band Naif akan tetap lanjut berkarya di industri musik Indonesia atau akan diputuskan bubar.
“Dari manajemennya belum ada omongan sampai saat ini ya. Kalau kita kan gak terlibat di manajemennya,” kata Ipul.
Ketika disinggung sampai kapan kontrak Band Naif di Demajors akan selesai, ia mengaku tidak mengtahui secara pasti. “Kontraknya ada di kantor, saya lagi libur nih,” kelitnya.
Sementara itu, Emil mengatakan, dirinya sudah resmi hengkang dari Naif sejak September tahun lalu. Tidak lama kemudian Pepeng juga ikut menyusul keluar dari band yang sudah ikut melambungkan nama mereka.
“Saya pamit tanggal 11 September 2020. Pepeng cabut beberapa minggu kemudian,” ucap Emil kepada JawaPos.com Minggu (9/5).
Emil tidak mengungkapkan alasan terperinci di balik keputusannya hengkang dari Naif. Dia hanya mengatakan seperempat abad dirinya berada di Naif sudah sangat cukup. Kini dia akan memulai babak kehidupan barunya.
“Saya sudah merasa 25 tahun waktu yang cukup untuk berkarya di Naif. Mengenai Naif secara band aku gak tahu akan gimana, tapi kalau secara ‘brand’, aku dan Pepeng masih terlibat,” katanya.
Setelah Emil hengkang dari Naif, dia tidak lagi berfokus ke dunia musik. Emil lebih memilih fokus ke dua usahanya yang bergerak di bidang bisnis sepatu dan kuliner. Sementara Pepeng tetap di dunia musik akan fokus pada project solonya di Frank N’ Friends (FNF).
”Aku juga ada pekerjaan di bidang komik atau buku,” kata Pepeng.
Baca Juga: Muhammadiyah Kecam Tindakan Israel Usir Jamaah di Masjid Al Aqsa
Manajemen Naif saat dihubungi JawaPos.com dari kemarin sampai dengan hari ini tidak merespons apapun baik pesan singkat yang kami layangkan ataupun telepon. Namun untuk diputuskan Naif akan bubar sepertinya masih sayang mengingat grup musik ini memiliki sejarah panjang selama sekitar 25 tahun silam di dunia musik.
David, vokalis Band Naif, sendiri dalam konten YouTube Helmy Yahya yang diunggah pada 23 April 2021, mengaku Naif kini sedang vakum. David kala itu menjawab pertanyaan Helmy setelah Band Naif mulai tidak terdengar gaungnya lagi.
Dalam konten tersebut David juga mengaku lebih senang dikenal sebagai David Bayu dibandingkan dengan David Naif. Ia beralasan, namanya adalah nama pemberian orang tuanya.
Di tahun ini, David menargetkan bisa merilis album solo. "Yang paling dekat sih nyelesaikan album solo yang harusnya di tahun ini,” tandas David.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
