
Photo
JawaPos.com - Reza Gladys, dokter kecantikan menjadi korban perundungan netizen di dunia maya, akhirnya gerah. Ia menggandeng pengacara Razman Arif Nasution untuk meminta pertanggungjawaban sejumlah netizen yang sudah mencibirnya dengan kata-kata yang merugikan.
Razman menuturkan, hingga kini sudah ada beberapa netizen yang meminta maaf kepada Reza setelah diberi somasi. Jika somasi ini tidak diindahkan oleh pihak-pihak yang belum beritikad baik meminta maaf, maka Razman akan membuat laporan polisi dan membawa kasus ini ke meja hijau.
Setelah berkoordinasi dengan tim, Razman menilai komentar-komentar netizen tersebut sudah masuk unsur pidana yang bisa dijerat hukum. Razman dan tim juga akan mendalami kemungkinan orang-orang yang melayangkan cibiran di dunia maya itu adalah orang suruhan dengan tujuan merusak nama baik kliennya dan bisnis klinik kecantikannya.
"Saya sudah koordinasi dengan pihak kepolisian dan pengacara senior lainnya, kita dalami. Ada sesuatu ini. Apakah suruhan atau dia sendiri pribadi," tuturnya.
Sementara itu, Reza Gladys mengaku sedih di-bully netizen di dunia maya. Dia pun penasaran apa motivasi mereka hingga melayangkan perundungan kepada dirinya.
"Tidak ada yang tidak sedih kalau di-bully. Apalagi dengan orang yang tidak kita kenal. Syok pasti. Bukannya tidak siap dibully, tapi aneh kenapa ada orang yang benci padahal kita tidak ada urusan apa-apa," tuturnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
