
Kuasa hukum Ressa Rizky Rosano, Ronald Armada. (YouTube: Curhat Bang Denny Sumargo)
JawaPos.com - Penyanyi dangdut Iis Dahlia dinilai sempat memojokkan Ressa Rizky Rosano gara-gara membongkar ke publik bahwa dirinya adalah anak kandung dari penyanyi Denada dan membuat gugatan perdata senilai Rp 7 miliar ke Pengadilan Negeri Banyuwangi.
Iis Dahlia kabarnya menyudutkan Ressa karena apa yang dilakukannya ternyata berdampak negatif kepada Denada. Dia jadi sepi job kehilangan pekerjaan seiring munculnya narasi pemboikotan.
Kuasa hukum Ressa Rizky Rosano, Ronald Armada, menyesalkan tindakan Iis Dahlia yang dinilai telah memojokkan kliennya. Menurutnya, Iis Dahlia tidak adil dalam bersikap dan melakukan penilaian atas permasalahan yang saat ini sedang bergulir.
"Dia memojokkan Ressa seolah gara-gara dia, temannya itu tidak ada pekerjaan. Kalau kamu ngancam dia, sama dengan mengancam saya," kata Ronald Armada mengingatkan ke Iis Dahlia.
Menurut Ronald, Iis Dahlia tidak bisa melakukan penilaian secara objektif karena merupakan teman dari Denada. Di sisi lain, Iis tidak mempertimbangkan sama sekali penderitaan Ressa selama 24 tahun tidak diasuh dan tidak ada tanggung jawab dari ibu kandungnya.
"Denada tidak mendapat pekerjaan akibat adanya gugatan sejak kapan? Dia 24 tahun ditelantarkan, tidak dikasih makan sama ibunya, dibuang, tidak dinafkahi," ungkapnya.
Menurut Ronald Armada, jika Iis Dahlia tidak dapat menilai secara bijak atas suatu permasalahan, lebih baik tidak ikut campur ke dalam permasalahan orang lain.
"Bu Iis Dahlia, tolong sampeyan minggir ya. Dari pada nanti berhadapan dengan saya. Saya tidak pernah takut orangnya," ungkapnya.
Dia juga menegaskan bahwa Ressa tidak pernah meminta Denada untuk diboikot. Jika ternyata muncul narasi pemboikotan terhadap ibunda Aisha Aurum, itu dipastikan bukan diinisiasi oleh Ressa.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
