
Ruben Onsu dalam acara walimatus safar jelang berangkat ke Tanah Suci. (Instagram: ruben_onsu)
JawaPos.com - Minola Sebayang selaku kuasa hukum Ruben Onsu menduga, ada motif terselubung di balik pernyataan yang sempat disampaikan pihak Sarwendah soal rumahnya didatangi debt collector untuk mencari mobil milik Ruben yang cicilannya menunggak.
Menurut pihak Ruben, hal ini diduga berkaitan dengan hubungan Ruben dan Sarwendah yang saat ini sedang tidak baik-baik saja setelah mereka resmi bercerai.
"Ini yang juga menjadi pertanyaan bagi saya. Apakah ini berkaitan dengan situasi di mana ada keadaan yang tidak baik komunikasinya akhir-akhir ini antara klien kami dengan S. Berawal dari adanya serang menyerang," kata Minola Sebayang.
Menurut dia, hubungan kurang baik antara Ruben Onsu dan Sarwendah dipicu oleh masalah pembagian pengasuhan anak yang kemudian merembet ke hal-hal yang lain.
"Ada satu komitmen di mana dalam komitmen itu dikatakan bahwa dalam 1 minggu Ruben memiliki kesempatan 2 sampai 3 hari untuk tinggal bersama dengan putrinya. Ini yang sampai hari ini Ruben tidak dapatkan dan masih dia perjuangkan terus, bahkan untuk mengantar anak pun tidak diizinkan," ungkapnya.
Minola menyebut, hak Ruben Onsu sebagai seorang ayah untuk bertemu dan mendapatkan pengasuhan terhadap anak-anaknya tidak dipenuhi oleh Sarwendah. Setiap kali mengusahakan untuk bertemu, Sarwendah selalu cari-cari alasan.
"Ini banyak pengalaman Ruben yang dia dihalang-halangi untuk bertemu dengan putri-putrinya. Sampai ada suatu event kegiatan balet, Ruben sudah hadir bawa bunga, tapi kemudian anaknya nggak pernah keluar dari pintu itu. Dibelokkan dari pintu yang lain," katanya.
Dia menyebut hubungan Sarwendah dan Ruben Onsu sebagai suami istri boleh berakhir. Akan tetapi, hubungan ayah dan anak tidak akan pernah terputus sama sekali sampai kapanpun.
Pihak Ruben Onsu kebingungan kenapa tidak diberikan akses bertemu dengan buah hatinya. Padahal, sudah menunaikan tugas dan kewajibannya sebagai seorang ayah.
Pihak Ruben Onsu menduga, masalah debt colector diungkap ke publik dan terkesan dibesar-besarkan buntut adanya permasalahan antara Sarwendah dan Ruben.
"Kalau misalnya masalah mobil, jelas ini pemesanannya dilakukan oleh Ruben dan alamat pemesanannya bukan di alamat di mana debt collector datang. Jadi nggak usah terlalu dibesar-besarkan kecuali ada tindakan debt collector yang menyalahi aturan," katanya.
"Kalau ini kan saya lihat lebih cenderung seolah-olah ingin memojokkan, kamu nggak bayar ya, bayar dong kewajiban kamu. Kan nggak baik seperti itu," katanya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
