Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Juli 2026 | 04.31 WIB

Ruben Onsu Tak Gentar Pihak Sarwendah Mau Bongkar Aib di Sidang Gugatan Hak Asuh Anak

Ruben Onsu. (Abdul Rahman) - Image

Ruben Onsu. (Abdul Rahman)

JawaPos.com - Perseteruan terkait pengasuhan anak antara Ruben Onsu dengan Sarwendah menjadi sorotan publik sejak beberapa waktu belakangan. Sidang gugatan hak asuh anak akan mulai bergulir menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 15 Juli 2026 mendatang.

Pihak Sarwendah melalui kuasa hukumnya mengisyaratkan akan membongkar aib Ruben Onsu dalam sidang di hadapan majelis hakim PN Jakarta Selatan nanti. Pihak Sarwendah mengaku sudah menunggu momen ini sudah cukup lama supaya dapat terbongkar fakta yang sesungguhnya.

Terkait ancaman pihak Sarwendah bakal membongkar aib Ruben Onsu dalam sidang gugatan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan nanti, Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya menegaskan tidak ada kekhawatiran dan percaya majelis hakim akan bijak dan dapat bersikap objektif.

"Majelis hakim semuanya pasti sudah berumah tangga. Kalau (hakim) laki-laki pasti dia seorang ayah, kalau (hakim) wanita pasti dia seorang ibu. Mereka memiliki sense of sensibility untuk menilai mana yang benar-benar demi kepentingan anak," kata Minola Sebayang di bilangan Jakarta Selatan, Selasa (7/7).

Minola Sebayang mempertanyakan alasan pihak Sarwendah memberikan ancaman sekarang ini mau membongkar aib disaat Ruben Onsu sedang serius memperjuangkan pengasuhan anak yang merupakan haknya.

"Kenapa tidak pada waktu gugatan perceraian saja dibuka aibnya? Kenapa ketika waktu kita bicara tentang Akta 39 (mau buka aib)?" kata Minola Sebayang.

Ia menilai, munculnya ancaman itu justru memunculkan tanda tanya. Muncul pada saat Ruben Onsu mengajukan permohonan untuk dapat berkumpul bersama anak-anaknya.

"Ketika Ruben ingin mendapatkan hak berkumpul bersama anak-anaknya, kenapa baru bicara soal aib? Tujuannya apa?" lanjutnya.

Minola Sebayang mengingatkan bahwa membuka konflik rumah tangga secara berlebihan justru berpotensi akan memberikan dampak psikologis negatif kepada anak-anak. Menurutnya, anak yang akan menjadi korban dalam hal ini.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore