
Yunita Ababiel. (Instagram: yunitaababiel)
JawaPos.com - Kabar duka datang dari penyanyi dangdut senior Yunita Ababiel. Perempuan berusia 61 tahun tersebut meninggal dunia pada Minggu (13/7) sekitar pukul 01.00 WIB saat sedang dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Hermina Depok, Jawa Barat.
Beberapa tahun belakangan, Yunita Ababiel menderita penyakit kanker payudara. Dia sempat melakukan operasi dan kemoterapi. Sebelum dinyakan meninggal, pelantun 'Trauma' sempat mengeluhkan sesak napas.
"Mama kemarin sempat mengeluh sesak napas," uja Nabiela Malik, anak dari Yunita Ababiel, saat dikonfirmasi.
Awalnya, Yunita enggan dibawa ke rumah sakit. Namun setelah dibujuk, dia akhirnya bersedia untuk dirawat ke rumah sakit. Sayangnya saat dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Depok, Jawa Barat, dia sudah meninggal dunia di dalam perjalanan.
"Kemungkinan meninggalnya saat sedang dalam perjalanan," ungkapnya.
Kabar meninggalnya Yunita Ababiel sempat disampaikan Raja Dangdut Rhoma Irama melalui unggahannya di Instagram, rhoma_official.
"Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah, salah seorang Insan Dangdut tanah air, Hj. @yunitaababiel," tulis Rhoma Irama.
Pelantun lagu Judi mendoakan agar semua amalan kebaikan Yunita Ababiel selama hidup di dunia diterima dan dosa-dosa almarhumah diampuni Tuhan.
"Teriring doa, semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala menerima amal ibadah almarhumah, dan mengampuni segala kesalahan beliau, serta mendapatkan tempat yang mulia disisi ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala. Amin Allahumma Amiin," lanjut Rhoma Irama.
Yunita Ababiel merupakan penyanyi dangdut kelahiran Bandung, 15 Januari 1964. Dia mulai bekarier di dunia musik pada tahun 1979 dengan merilis album 'Maafkan Sayang.'
Puncak popularitas kariernya terjadi pada tahun 1999 setelah lagu Trauma sukses di tangannya. Pada tahun 20115, Yunita Ababiel sempat mendapat nominasi kategori Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik di ajang pemberian penghargaan Anugerah Musik Indonesia 2015.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
