
Armaya Doremi, perempuan asal Medan, dipercaya pemerintah Boston untuk program pemberdayaan UMKM melalui agensi media sosialnya. (Istimewa)
JawaPos.com - Armaya Doremi mencatatkan prestasi membanggakan sebagai warga Indonesia yang membuka peluang karier di Amerika Serikat. Perempuan asal Medan ini mendirikan sebuah agensi media sosial di sana dan berhasil dipercaya pemerintah Boston karena rekam jejaknya di sana sudah dikenal luas.
Menurut Armaya, pemerintah Boston meminta bantuannya untuk program pemberdayaan UMKM supaya dapat memanfaatkan platform media sosial secara baik dan efektif sebagai sarana publikasi dan pemasaran.
"Pemerintah Boston meminta aku mengisi workshop untuk mengajarkan para pelaku usaha skala UMKM tentang bagaimana mengelola media sosial dan membuat konten yang tepat sesuai kebutuhan usaha mereka,” kata Armaya dalam keterangannya.
Meski baru berdiri sejak 2024, perusahaan milik Armaya telah dipercaya menangani berbagai klien ternama, termasuk instansi pemerintah dan pelaku bisnis lintas sektor di Boston.
Keberhasilan itu tentu tidak datang begitu saja. Armaya meniti perjalanan kariernya dari titik nol dengan bekal pendidikan S2 di Northeastern University, jurusan Corporate and Organizational Communication.
Setelah lulus, Armaya Doremi sempat menimba pengalaman dengan bekerja di perusahaan seperti TikTok dan Lilly’s Fresh Pasta, sebelum akhirnya dia memberanikan diri untuk membangun bisnisnya sendiri.
Di tahun pertama perjalanannya, dia langsung mendapat respon positif. Kliennya beragam, dari sektor hospitality seperti hotel dan restoran, organisasi non-profit, politisi, hingga real estate dan pusat kebugaran.
Salah satu pencapaian tertingginya adalah saat Pemerintah Kota Boston menjalin kerja sama langsung dengan perusahaannya. Pemerintah rutin mengundangnya untuk mendukung eksposur acara mereka sekaligus mempromosikan kampanye mereka.
Tak hanya menjalankan bisnis, Armaya juga aktif berbagi ilmu. Ia kerap diundang menjadi pembicara dalam workshop dan seminar dan mengajarkan pelaku UMKM cara mengelola media sosial secara efektif. Program pemberdayaan UMKM dari pemerintah pun melibatkan perusahaannya sebagai mitra strategis.
Dalam perjalanannya, Armaya mempekerjakan sejumlah staf, dan semuanya berasal dari Indonesia. Dia sengaja merekrut tenaga kerja Indonesia sebagai bentuk kontribusinya untuk membuka peluang kerja bagi sesama anak bangsa. “Aku pengen giving back untuk bangsa ini,” ujarnya.
Selain menjadi pelaku usaha, Armaya juga diundang sebagai dosen tamu oleh sejumlah kampus ternama seperti Hult International Business School, Suffolk University, hingga almamaternya sendiri, Northeastern University. Hal ini membuktikan pengaruh dan kredibilitasnya di bidang media sosial yang semakin kuat.
"Saya telah melihat peluang bisnis di media sosial, saat masih studi S2 dan telah menjadi komitmenku untuk menjadi leader di industry media,” tukasnya.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
