
Dokter spesialis kulit, kelamin, dan estetika, Fransiscus Clinton. (erhaultimate.co.id)
JawaPos.com - Video dokter Tompi yang mengingatkan masyarakat tentang bahaya merawat wajah secara berlebihan kembali ramai di media sosial. Menurutnya, perawatan yang terlalu intens bisa membuat kulit menjadi lebih tipis dan merusak skin barier, lapisan pelindung alami wajah.
Dalam tayangan podcast TS Talk, dokter Tompi menjelaskan bahwa tren perawatan wajah kini semakin digemari, baik oleh wanita maupun pria, demi mendapatkan kulit cerah dan glowing.
Namun, pernyataan tersebut mendapat tanggapan berbeda dari dokter spesialis kulit, kelamin, dan estetika, Fransiscus Clinton, yang menyampaikan pandangan lain terkait perawatan kulit yang disebut bisa menipiskan lapisan kulit.
Melalui Podcast di kanal YouTube kasisolusi, dokter Clinton menyatakan tidak setuju dengan pernyataan dokter tompi yang menilai skincare bisa bikin kulit tipis dan skin barier rusak.
"Saya nggak setuju karena dia (dokter Tompi) tidak mengungkapkan bahan apa," ujarnya.
Bahkan, pernyataan dokter Tompi terkait perawatan menggunakan peeling dan laser bisa bikin kulit rusak turut dibantah dokter Clinton.
Lulusan Kedokteran Universitas Hasanudin tersebut menegaskan, treatment melalui peeling dan laser tidak membuat kulit rusak jika diberikan jangka waktu yang tepat.
"Aku di tengah-tengah ya, kalau dokter Tompi bilang laser langsung dua minggunya di-peeling lalu di aser, bikin kulit rusak itu bener. Dan aku nggak pernah nyaranin selesai di-peeling langsung dilaser. Tapi, kita harus tunggu dulu namanya proses unhealing,” papar dokter Clinton.
"Ini kan flek ya, kalau flek kena laser itu kan pigmennya pecah, harus ada proses penyerapannya dulu pada tubuh kita oleh sel makrofag namanya, dan itu butuh waktu sekitar satu hingga satu setengah bulan, baru nanti next treatment lagi, jadi memang nggak boleh terlalu cepet,” sambungnya.
Dokter Clinton memberikan sanggahan soal pernyataan dokter Tompi terkait bahaya perawatan wajah secara berlebihan. (YouTube kasisolusi)
Dokter yang dikenal dengan konten edukasinya tersebut mengungkapkan unek-uneknya terhadap pernyataan dokter Tompi.
"Sorry ya dokter Tompi sebenarnya bikin saya mengganjal itu bikin tipis, contohlah pasien saya tanya 'dok, katanya nggak boleh di laser dan peeling ya, bikin kulit tipis?'," ucap dokter Clinton menirukan si pasiennya tersebut.
Pernyataan dokter Tompi terkait laser dan peeling bikin kulit tipis menjadi kekhawatiran masyarakat tanpa mereka tahu penjelasan secara detailnya.
Ia menjelaskan, perawatan melalui laser dan peeling justru membuat kulit tebal, terutama bagian dermis yaitu lapisan dalam kulit.
"Yang bikin tipis mungkin kata dokter Tompi skincare yang ada kandungan kortikosteroid. Kalau dipakai dalam waktu panjang, itu memang akan membuat kulit menjadi tipis. Contohnya, banyak pembuluh darah di wajah yang keliatan," papar dokter Clinton.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
