
Gitaris grup band metal rock Seringai Ricky Siahaan. (Instagram Ricky Siahaan)
JawaPos.com-- Gitaris grup musik Seringai, Ricky Siahaan, meninggal dunia tidak lama setelah selesai manggung di Tokyo, Jepang, pada Sabtu (19/4) akhir pekan lalu. Kabar tentang hal ini membuat istrinya, Tabita, yang berada di Tanah Air, jadi sangat terkejut.
Dia pun langsung berangkat ke Jepang untuk mendampingi sekaligus mengurusi proses administrasi jenazah Ricky Siahaan supaya bisa dibawa pulang ke Tanah Air.
"Istrinya baru tiba kemarin sore di Tokyo," kata Wendy Putranto selaku manajer Seringai kepada JawaPos.com, Senin (21/4).
Jenazah Ricky Siahaan belum dapat dipastikan kapan akan sampai ke Tanah Air. Namun, maksimal pada Jumat (25/4) mendatang mengingat prosedurnya cukup panjang karena Ricky Siahaan meninggal dunia secara mendadak.
Menurut Wendy, Jepang sangat ketat ketika ada warga negara asing (WNA) meninggal dunia secara mendadak di negaranya.
Para anggota Seringai sampai sekarang masih berada di Jepang. Mereka tidak akan pulang ke Indonesia sebelum semua rangkaian administrasi proses pemulangan jenazah Ricky Siahaan selesai.
"Hari ini yang akan pulang duluan ke tanah air itu 3 orang kru dan perlengkapan band. Para anggota band semuanya stay di Tokyo untuk mendampingi istri almarhum," papar Wendy Putranto.
Diketahui, Ricky Siahaan meninggal dunia tidak lama setelah manggung di Tokyo, Jepang pada Sabtu (19/4). Dia mengembuskan napas terakhir di usia 48 tahun akibat mengalami serangan jantung.
"Gitaris kami, sahabat kami, saudara kami, Ricky, telah berpulang secara mendadak setelah menyelesaikan set di penutupan tur kami di Tokyo, Jepang," ujar Seringai dalam unggahannya di Instagram.
Seringai mengenang, Ricky Siahaan meninggal dunia setelah melakukan sesuatu yang memang sangat dia cintai. Yaitu bermain musik keras secara maksimal.
Seringai sangat kehilangan sosok Ricky yang meninggal dunia dengan cara yang tidak pernah disangka-sangka. "Ricky adalah energi, tawa, dan kekuatan di atas dan di luar panggung. Kami kehilangan salah satu bagian terpenting dari entitas ini," ujar Seringai

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
