JawaPos.com - Baru-baru ini terungkap bahwa banyak selebritis selain Jimin BTS, mengalami kerugian finansial setelah ditipu oleh komedian Lee Jin Ho, yang dilaporkan memiliki hutang miliaran won karena perjudian ilegal.
Tidak hanya meminjam uang dari sesama selebriti, ia juga menggunakan jasa rentenir yang memperparah masalahnya.
Beberapa selebriti, berencana untuk mengajukan tuntutan penipuan terhadapnya dan mengajukan penangguhan sementara atas biaya penampilannya, karena Lee Jin Ho mulai meminta bantuan keuangan yang mendesak kepada kenalan selebritinya.
Ketika ditanya, tentang kerugian finansial yang disebabkan oleh perjudian ilegal yang dilakukan Lee Jin Ho, SM C&C selaku agensi tidak memberikan komentar.
Tidak lama setelah penyelidikan, Lee Jin Ho merilis sebuah pernyataan yang tampaknya dimaksudkan untuk menghindari tuntutan hukum.
Dia juga tiba-tiba membatalkan penampilannya di konferensi pers program Netflix berjudul 'Comedy Revenge,' yang dijadwalkan pada pukul 11 pagi hari ini (14/10).
Menurut laporan TenAsia pada tanggal 14 Oktober, selebriti seperti Jimin BTS, penyanyi Young Tak, Ha Sung Woon dan komedian Lee Soo Geun tertipu oleh kebohongan Lee Jin Ho dan meminjamkan uang miliaran won.
Beberapa selebriti, yang meminjamkan uang kepadanya tanpa surat promes kini menghadapi beban pajak yang berat, karena otoritas pajak mengklasifikasikan pinjaman tersebut sebagai hadiah dan bukan pinjaman.
Dikutip dari Allkpop, Menurut HYBE selaku agensi Jimin BTS mengatakan jika Lee Jin Ho mendekati Jimin pada tahun 2022.
Lee Jin Ho mengklaim, bahwa ia membutuhkan uang tunai mendesak hanya untuk seminggu dan meminjam 100 juta won, atau sekitar 1,148 miliar.
Meskipun surat perjanjian telah ditulis antara mereka berdua, nyatanya Lee Jin Ho gagal memenuhi kewajibannya.
Sumber mengkonfirmasi bahwa Jimin, yang menyadari bahwa Lee Jin Ho tidak berniat untuk membayar, dengan murah hati berkata, “Bayar saja dalam waktu sepuluh tahun.”
Terlepas dari keringanan yang diberikan Jimin, tindak tanduk dari Lee Jin Ho menyebar ke selebriti lainnya.
Secara khusus, ia berusaha meminjam uang dari para pemeran acara televisi JTBC 'Knowing Bros,' dengan Lee Soo Geun menjadi korban yang signifikan karena kehilangan setidaknya puluhan juta won.
Tidak sampai situ, Lee Jin Ho bahkan mengeksploitasi nama Lee Soo Geun untuk meminjam uang dari kenalannya.
Akibatnya, Lee Soo Geun mengalami kerugian finansial dan emosional yang cukup besar, bahkan harus menanggung hutang kenalannya dalam beberapa kasus.
Penyanyi Ha Sung Woon juga termasuk di antara para korban. Terungkap bahwa Lee Jin Ho meminjam uang dari para eksekutif, produser, dan penulis di beberapa stasiun penyiaran namun tidak mengembalikan pinjaman tersebut.
Jumlah kerugian diperkirakan akan terus bertambah dan gensi Lee Jin Ho, SM C&C menyadari masalah ini. Beberapa kreditur menghubungi agensi, menuntut pembayaran kembali.
Meskipun demikian, agensi pada dasarnya menutup mata dan mengizinkan Lee Jin Ho untuk terus tampil dalam berbagai proyek, termasuk serial Netflix 'Comedy Revenge.'
Kelalaian manajemen tampak jelas, karena kerugian finansial menyebar luas di kalangan selebriti.
Ketika media ini menanyakan masalah ini kepada SM C&C pada pagi hari tanggal 14 Oktober, agensi tidak menanggapi, dan malah memutuskan komunikasi.
Lee Jin Ho kemudian buru-buru memposting sebuah pernyataan di media sosialnya, kemungkinan mencoba untuk mendapatkan simpati.
Dalam pernyataan tersebut, ia mengaku telah mengembalikan sebagian uang, namun pada kenyataannya tidak ada satupun dari korban utama, seperti Jimin BTS atau Lee Soo Geun, yang telah menerima uang mereka kembali.
Pernyataannya tampaknya merupakan taktik untuk menghindari tuduhan penipuan, dengan menunjukkan kesediaannya untuk membayar, sebuah faktor kunci dalam menentukan niat kriminal dalam kasus penipuan.