Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Oktober 2024 | 22.38 WIB

8 Daftar Kejanggalan Kampus UIPM yang Beri Gelar Doktor Honoris Causa kepada Raffi Ahmad, Diduga Kampus Fiktif

Simak 8 Daftar Kejanggalan Kampus UIPM yang Beri Gelar Doktor Honoris Causa kepada Raffi Ahmad. (Instagram/ raffinagita1717)

JawaPos.com – Artis dan presenter Raffi Ahmad baru-baru ini menuai sorotan publik, lantaran ia baru saja menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universal Institute of Professional Management (UIPM) di Thailand.

Namun, pemberian gelar tersebut mengundang rasa penasaran publik karena dinilai ada beberapa kejanggalan.

Tidak sedikit warganet yang mempertanyakan kredibilitas dari kampus tersebut, pasalnya nama kampus UIPM masih asing di telinga masyarakat Indonesia.

Karena hal tersebutlah warganet kini menguliti segudang keanehan dari kampus UIPM. Berikut sejumlah kejanggalan kampus UIPM:

  1. Alamat kampus yang fiktif

Salah seorang warganet Indonesia yang tinggal di Thailand sempat menyusuri alamat Universal Institute of Professional Management (UIPM) yang ia dapat dari situs resmi kampus tersebut. Namun alangkah terkejutnya ia setelah mendapati alamat tersebut merupakan hotel dan bukan sebuah kampus.

“tara, sampailah di Vibharadi-Rangsit 64, Yeak 3, yang ternyata hotel. Sampai masuk dan Tanya ke resepsionis terkait kebenaran alamat di website UIPM, ternyata bukan kampus” tulis @IbrahimNiar di akun X.

Tidak hanya di Thailand, UIPM juga mempunyai alamat kampus di beberapa negara, salah satunya di Indonesia, tepatnya di Plaza Summarecon, Bekasi, Jawa Barat. Seorang warganet yang tinggal di Bekasi juga menyusuri alamat kampus tersebut. Namun hasilnya tetap sama seperti yang di Thailand, tidak terdapat kampus fisik ataupun kantor dari UIPM.

“Aku disini  cuman ingin campus tour karena alamat kampus tertera di Google & kebetulan deket rumah. Jujur ya, kecewa karena ternyata nggak ada real kampusnya ya” tulis @vincentstefs di akun X.

  1. Pejabat kampus diduga halu

Terdapat satu tokoh UIPM yang menjadi perhatian warganet, yakni Prof. Rantastia Nur Alangan selaku pendiri UIPM. Publik pun mencium kejanggalan atas tokoh tersebut, lantaran menurut situs Wikipedia, Rantastia Nur Alangan pernah mengenyam pendidikan di kampus yang ia dirikan sendiri yaitu,UIPM. Tidak hanya itu Rantastia menyebutkan dirinya sebagai mantan atase militer Kekaisaran Prusia. Perlu diketahui Kekaisaran Prusia sudah bubar sejak Perang Dunia Pertama alias hampir puluhan dekade yang lalu.

  1. Surat keterangan pengacara UIPM

Usai alamat kampusnya ramai dibicarakan, pihak pengacara UIPM pun mengeluarkan surat keterangan terkait alamat kampus yang diduga fiktif. Dalam pernyataannya pihak UIPM mengaku bahwa sistem pembelajarannya diadakan secara online sehingga tidak membutuhkan bangunan kampus.

“UIPM adalah perguruan tinggi jarak jauh dengan menggunakan sistem pembelajaran full 100 persen online learning” tulis pihak UIPM dalam surat keterangannya.

Namun sebagian warganet justru fokus terhadap penulisan surat resmi tersebut. Pasalnya tak sedikit kalimat yang salah tulis atau typo hingga penulisan kalimat yang tak sesuai dengan kaidah EYD. Hal ini di nilai warganet menjadi bentuk ketidak profesionalan dalam menulis sebuah surat keterangan resmi. Surat keterangan tersebut diunggah oleh akun Instagram @uipmun.

“Sepanjang bulan September nomor keluaran surat baru nomor 1. Sekelas tim lawyer ada typo. Jaman gua kuliah udah dibantai sama Prof duluan sebelum disuruh revisi” ujar @gifari di kolom komentar.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore