Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 September 2024 | 06.39 WIB

Tak Ada Surat Keterangan yang Jelas, Vadel Badjideh Dinilai Tidak Hormati Hukum

Vadel Badjideh (Instagram) - Image

Vadel Badjideh (Instagram)

 
JawaPos.com -  Edwin Augustinus Ray, kakak Nikita Mirzani, kecewa dengan Vadel Badjideh yang tidak menghadiri agenda pemeriksaan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan pada hari ini dengan alasan sakit.
 
Kekecewaan kakak Nikita Mirzani karena Vadel Badjideh mengaku sakit namun tidak disertai keterangan dari dokter. Pernyataan Vadel sakit ini hanya diungkapkan secara lisan oleh kuasa hukumnya.
 
"Yang bikin kecewa, pemberitahuan sakit hanya secara lisan. Tidak ada keterangan sakit dari dokter. Anak sekolah saja kalau sakit minimal ada surat dari orang tua,"kata Edwin di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (27/9).
 
Edwin menyayangkan Vadel Badjideh terkesan menyepelekan agenda pemeriksaan penyidik dengan mengaku sakit hanya melalui lisan tanpa ada bukti yang kuat. "Ini kayak menyepelekan hukum. Tolong jangan dibecandain masalah hukum. Hormati, apa memang takut? Kalau takut ngomong. Pak, saya kayaknya nggak berani," ujar Edwin.
 
Sementara itu, Fahmi Bachmid selaku kuasa hukum Nikita Mirzani mengungkapkan, mangkir dari agenda pemeriksaan tanpa alasan jelas justru akan menambah berat bagi Vadel Badjideh. Karena tidak menghadiri agenda pemeriksaan, kata Fahmi, ada ancaman pasalnya sendiri. Misalnya pasal tentang menghalang-halangi proses pemeriksaan atau menghalang-halangi proses hukum.
 
"Datang saja lah. Kalau memang takut ditemani sama Edwin nanti," ujar Fahmi Bachmid.
 
Diketahui, Nikita Mirzani melaporkan Vadel Badjideh ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis, 12 September 2024 terkait dugaan pencabulan dan menyuruh untuk melakukan aborsi, dengan korban putrinya bernama Laura Meizani Nasseru atau Lolly.
 
Dalam laporannya tersebut, Nikita Mirzani melaporkan Vadel Badjideh dengan pasal berlapis. Yaitu pasal terkait dugaan pelanggaran UU Perlindungan Anak, UU Kesehatan, hingga KUHP.
 
Dalam kasus ini, Vadel Badjideh terancam hukuman 5 tahun sampai 15 tahun penjara.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore