
Nikita Mirzani mendatangi Markas Polres Metro Jakarta Selatan. Kedatangannya ini terkait adanya pemeriksaan tambahan atas kasus dugaan penelantaran anak Dipo Latief pada Kamis,14 Oktober 2021. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Nikita Mirzani sempat punya pengalaman kurang mengenakkan dalam menjalani karantina di hotel mewah usai kepulangannya dari Turki pada pertengahan 2021 bersama timnya. Niki, sapaan akrabnya, harus membayar biaya hotel untuk tiga kamar selama 8 hari kurang lebih Rp 141 juta. Harga itu sudah yang paling murah.
Kendati sudah membayar mahal, Nikita Mirzani merasakan fasilitas yang tidak layak untuk ukuran hotel mewah berbiaya fantastis. Mulai dari AC tidak berfungsi dengan baik, sampai makanan yang disediakan jauh dari ekspektasinya hambar tanpa rasa.
"Di hotel mahal itu handuk tidak diganti, sprei tidak diganti, cuci piring sendiri. Kita sudah kayak penyakitan gitu," kata Nikita Mirzani dalam podcast Deddy Corbuzier Selasa (19/10).
Mendapati fasilitas tidak layak dengan harga menginap bernilai fantastis selama 8 hari karantina, Nikita Mirzani tidak tinggal diam. Dia memilih menghubungi Deddy Corbuzier meminta nomor kontak orang yang berwenang buat komplen.
Mantan pesulap beraliran mentalis itu akhirnya memberikan nomor kontak orang Kemenkes kepada Nikita Mirzani. Dia pun mencurahkan apa yang dirasakannya selama berada di hotel karantina.
"Akhirnya AC dibenerin, pindah kamar," beber Nikita Mirzani.
Dia juga mengungkapkan, untuk melarikan diri dari hotel karantina sangat tidak mungkin jika tidak ada bantuan dari oknum. Sebab jendela kamar hotel ditutup rapat, lift tidak beroperasi dan pintu darurat dikunci rapat. Selain itu, ada petugas TNI melakukan penjagaan.
Sementara itu, Deddy Corbuzier menjamin kalau Nikita Mirzani memang menjalani karantina karena dirinya kerap dihubungi.
"Gue berani jamin Nikita dikarantina. Karena dia telepon gue marah marah karena AC panas, makanan yang enggak enak. Ya gue temuin sama orang Kemenkes buat komplen," kata Deddy Corbuzier.
"Dan enggak kabur kemana mana. Mungkin setelah gue komoplen ada perbaikan," timpal Nikita Mirzani.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
