
Deddy Corbuzier ingin menjadi menteri di Kabinet Cak Imin. (Instagram)
JawaPos.com – Deddy Corbuzier sempat mengundang Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin ke acara Podcast Close the Door yang diupload di YouTube, Jumat (3/11).
Dalam podcast Close the Door tersebut, Deddy Corbuzier menyampaikan jika Cak Imin diserang oleh buzzer K-Pop. Deddy pun heran mendengar pernyataan Cak imin yang mengetahui beberapa artis K-pop (Blackpink, BTS) dan sering melihat videonya. Dia pun menduga bahwa Bacawapres tersebut adalah fanbase Korean Pop.
"Tahu, tahu K-Pop, serius. Nonton videonya saja sih, Blackpink, BTS," kata Cak Imin saat ditanya Deddy Corbuzier soal K-Pop di Podcast miliknya.
Mantan mentalist itu juga menyetujui pernyataan Cak Imin jika K-pop merupakan sebuah alat propaganda yang positif bagi negara Korea Selatan. "Memang propaganda pak, dan propaganda yang positif bagi negeri mereka," tutur Deddy.
Dia lalu menyampaikan bahwa Indonesia harus mulai seperti apa yang dilakukan Korea Selatan dengan K-Pop-nya, selanjutnya pria berotot kekar itu berujar jika Cak Imin menjadi Wakil Presiden apakah RI bisa memulainya.
"Kita (Indonesia) harus mulai pak, kalau bapak jadi wakil presiden bisa nggak kita mulai dengan gambus gitu?" tanyanya kepada Cak Imin.
Pimpinan PKB itu lalu menjawab jika Indonesia sendiri cukup banyak produk-produk seni musik yang luar biasa. Menurutnya, cuma satu hal yang belum dipunyai oleh bangsa ini yaitu strategi kebudayaan.
"Saya kira banyak yah produk-produk seni musik kita yang luar biasa, cuman satu hal yang belum kita itu yaitu strategi kebudayaan. Kita belum punya itu," jawabnya.
Kemudian, Deddy menyampaikan ketertarikannya dan menawarkan dirinya menjadi salah satu menteri di kabinet Cak Imin. Itu bakal terwujud andai pimpinan PKB tersebut terpilih menjadi wakil presiden di Pilpres 2024.
"Saya mau menawarkan diri menjadi menteri pak, siapa tahu yah kalau siapapun yang menang, kita belum tahu siapapun yang menang juga kan pak sebenarnya, tapi kalau bapak menang saya mau menawarkan diri menteri," ungkap Deddy.
Setelah mendengar penawaran Deddy Corbuzier, Cak Imin pun dengan bahagia mengatakan cocok dan setuju jika mantan pesulap itu bersedia menjadi menteri. "Cocok itu, cocok," tanggapannya.
Cak Imin juga menyampaikan jika Presiden Jokowi sudah mencobanya di periode pertama dengan badan parekraf, namun lalu digabung lagi menjadi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Akan tetapi, menurutnya bahwa persoalan tersebut bukan ada di situ, tetapi pada soal pemilihan orang yang tepat, anggaran yang memadai, dan perhatian.
Mendengar penyampaian tersebut, Deddy Corbuzier segera menyalami tangan Cak Imin lalu disusul dengan mengucapkan terima kasih dan siap untuk menjadi menterinya.
"Terima kasih pak, siap," ucap Deddy sambil tersenyum bahagia atas tingkahnya itu.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
