
Nikita Mirzani. Foto ; Instagram/@nikitamirzanimawardi_172.
JawaPos.com - Nikita Mirzani memberikan tanggapan atas penangkapan seterunya, pengusaha Dito Mahendra, di Pulau Dewata setelah sekitar empat bulan menyandang status sebagai DPO (daftar pencarian orang).
Dito menjadi DPO setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian. Tidak hanya itu, dia juga tidak kooperatif mengikuti proses hukum kasus kepemilikan sejumlah senjata api ilegal.
Atas penangkapan Dito Mahendra ini, Nikita Mirzani mengaku senang. Apalagi Dito sempat melaporkan Niki atas kasus pencemaran nama baik. Bahkan Niki sempat ditahan.
"Kasihan juga sih. Tapi kalau diingat lagi apa yang dia lakukan padaku agak sebal juga, rasain lo. Mungkin ini pembalasan atas apa yang dia lakukan. Senang lah. Gua orang pertama yang tahu dia dijemput," aku Nikita Mirzani tanpa memberi tahu sumbernya saat ditemui di bilangan Gandaria Jakarta Selatan, Jumat (8/9).
Dito Mahendra tiba di Bareskrim Polri usai ditangkap di Bali. (Sabik Aji/JawaPos.com)
Ibu tiga anak tersebut mengklaim sudah tahu tempat persembunyian Dito Mahendra sejak sekitar 1,5 bulan lalu. Namun, dia tidak berkoar-koar dan memasrahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk bekerja.
"Gua tahu dari 1,5 bulan tahu dia ada di Bali. Dia dari Batam dulu, baru ke Bali," aku Nikita Mirzani.
Lebih lanjut dia mengatakan, Bareskrim Polri tentu sudah tahu dari jauh-jauh hari akan keberadaan Dito Mahendra. Namun hari ini mungkin dianggap sebagai momen terbaik untuk menciduk kekasih Nindy Ayunda itu.
"Mungkin dibiarkan dulu. Karena tidak mungkin sekelas Mabes Polri tidak mungkin tidak tahu keberadaan Dito Mahendra," paparnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
