Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 April 2023 | 14.31 WIB

Otorita IKN Ajak Investor Dunia Dukung Pembangunan Nusantara

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Agung Wicaksono. - Image

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Agung Wicaksono.

JawaPos.com–Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Agung Wicaksono ajak investor dunia mendukung pembangunan Nusantara. Hal itu disampaikan saat menghadiri konferensi pada perhelatan Hannover Messe 2023 di Pavillion Indonesia Infinite Journey, Hall 2, Hannover Messe 2023, Jerman.

”Hingga 10 April, kami mencatat terdapat 182 pengajuan Letter of Intent (LOI) dari para pengusaha dari 16 negara asal perusahaan tersebut. Sebanyak 50 persen di antaranya berasal dari Indonesia dan sebagian besar lainnya berasal dari Singapura, Malaysia, Amerika, Prancis, dan Tiongkok,” ujar Agung seperti dilansir dari Antara.

Agung menyampaikan kutipan Eleanor Roosevelt, some people make things happen, some watch things happen, while others wonder what has happened. Pernyataan itu mengajak puluhan peserta seminar, yang ditengarai sebagian darinya adalah investor potensial, pelaku industri, serta jurnalis, dari berbagai negara, untuk turut mendukung proses pembangunan Nusantara, ibu kota masa depan Indonesia.

Agung juga menyampaikan bidang apa saja yang ditawarkan Pemerintah Indonesia bagi investor dunia. Sebagaimana jargon Nusantara sebagai Kota Dunia untuk Semua.

Hal itu menunjukkan tingginya minat investor dunia berlomba-lomba mendukung pembangunan IKN. Potensi berinvestasi tersebut merujuk pada berbagai bidang, di antaranya adalah 22 LOI diajukan untuk bidang teknologi, 21 bidang energi, 15 bidang pendidikan, 15 untuk membangun infrastruktur perumahan, dan sisanya di antaranya di bidang-bidang kesehatan, waste management, gedung perkantoran, dan lainnya.

Sementara itu, Sekretaris OIKN Achmad Jaka Santos Adiwijaya menjelaskan visi jangka panjang pemerintah terkait IKN. Selain berkonsep sebagai kota hutan dunia yang cerdas dan keberlanjutan, pemerintah juga berkomitmen untuk melestarikan lebih banyak area hijau di area seluas 256.000 hektare.

Saat ini, menurut Jakap Pemerintah menargetkan untuk membangun IKN dengan 65 persen mempertahankan area hutan tropis dan 35 persen untuk pembangunan kota cerdas.

Dia menambahkan, 22 tower tempat tinggal untuk para pekerja diharapkan berangsur-angsur akan selesai pembangunannya tahun ini. Mereka akan menjadi populasi pertama yang akan membangun infrastruktur ibu kota, setidaknya pada tahap pertama akan membangun Kawasan Inti Pusat Pemerintahan. Yakni terdiri atas Istana Presiden dan Wakil Presiden, gedung-gedung kementerian yang berkonsep sharing office, serta perumahan ASN, anggota polisi, dan militer, yang akan menempati area seluas 920 kilometer persegi.

”Kami berharap semakin banyak investor kelas dunia yang dapat memanfaatkan investasi di Nusantara. Fasilitas terbaik akan diberikan untuk kemudahan berbisnis di ibu kota masa depan Indonesia, Nusantara,” ucap Jaka.

Beberapa fasilitas kemudahan berusaha bagi investor antara lain tax holiday, keringanan pajak hingga 100 persen bagi investor di bidang infrastruktur dan usaha lain, termasuk untuk sektor Wilayah Kawasan Pusat Keuangan. Kemudian ada juga super tax deduction, bea masuk dan kemudahan untuk impor barang modal, serta bebas bea masuk untuk impor bahan dan barang.

”Kami mengundang para investor global untuk mengambil bagian dalam kesempatan yang luar biasa dan langka ini serta menjadi bagian dari sejarah perkembangan peradaban baru di Nusantara, ibu kota baru Indonesia,” ujar Jaka.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore