
Ilustrasi pekerja layanan logistik. (Istimewa)
JawaPos.com — Platform pengiriman on-demand Lalamove memulai operasinya di Jerman dengan fokus awal di wilayah metropolitan Berlin. Ekspansi ini dilakukan di tengah berbagai tantangan logistik yang masih dihadapi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), mulai dari layanan yang dinilai kurang fleksibel hingga tingginya biaya operasional distribusi.
Chief Operating Officer Lalamove, Paul Loo, mengatakan kebutuhan logistik fleksibel di Jerman terus meningkat, terutama di kalangan UKM.
Ia menjelaskan bahwa di Jerman, banyak UKM masih bergantung pada layanan logistik konvensional yang kerap mengharuskan kontrak jangka panjang dan biaya armada tetap. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan bisnis untuk beradaptasi dengan perubahan permintaan harian yang cepat.
“Kantor dan UKM di Jerman jumlahnya mencapai lebih dari 3,4 juta, dan mereka membutuhkan solusi logistik yang mampu mengikuti dinamika operasional sehari-hari,” ujarnya.
Melalui model pengiriman on-demand, bisnis dapat menyesuaikan kapasitas pengiriman tanpa harus mengelola armada sendiri. Layanan tersedia selama 24 jam dengan fitur pemesanan instan maupun penjadwalan hingga 30 hari ke depan.
Sejumlah usaha lokal di Berlin mulai memanfaatkan layanan tersebut, mulai dari toko makanan hewan, bengkel sepeda, lembaga riset, hingga bisnis katering.
Selain fleksibilitas, pelaku usaha juga dinilai membutuhkan visibilitas pengiriman yang lebih baik. Sistem pelacakan GPS real-time dan fitur live chat menjadi salah satu solusi untuk memantau proses distribusi secara langsung.
Untuk kebutuhan pengiriman skala lebih besar, sistem juga memungkinkan hingga 20 titik pengantaran dalam satu perjalanan guna menekan biaya dan waktu distribusi.
Menurut Paul, tingginya kebutuhan pengiriman cepat dan fleksibel menjadi alasan perusahaan memperluas operasional di Berlin sebelum menjangkau kota lain di Jerman dan kawasan EMEA.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
