Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Oktober 2024 | 18.31 WIB

Keppres IKN Diserahkan ke Prabowo, Istana Bantah Jokowi Cuci Tangan

Presiden Jokowi bertemu empat mata dengan presiden terpilih, Prabowo Subianto, di Plataran Senayan, Selasa (9/10). (Instagram @jokowi) - Image

Presiden Jokowi bertemu empat mata dengan presiden terpilih, Prabowo Subianto, di Plataran Senayan, Selasa (9/10). (Instagram @jokowi)

 
JawaPos.com - Keputusan Presiden (Keppres) pemindahan Ibu Kota ke Nusantara tidak ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Keppres pemindahan ibu kota negara itu diserahkan untuk ditandatangani Presiden terpilih Prabowo Subianto.
 
Koordinator Staf Presiden, Ari Dwipayana membantah bahwa Presiden Jokowi cuci tangan, terkait keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), serta pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke IKN.
 
"Enggak, ini kan suatu proses yang berkelanjutan, membangun ibu kota tidak bisa hanya dalam 1-2 tahun. Ini suatu proses yang panjang, tidak hanya ibu kota atau pusat pemerintahannnya, tapi kan semua ekosistemnya," kata Ari Dwipayana di Kompleks Presiden, Jakarta, Kamis (10/10).
 
 
Ari menyatakan, Keppres itu akan ditandatangani setelah pembangunan IKN sudah memenuhi target. 
 
"Keputusan mengenai Keppres itu tentu bisa dikeluarkan ketika tahapan-tahapan itu sudah memenuhi target yang sudah ditentukan," ujar Ari.
 
Ari menekankan, pembangunan IKN tidak hanya sebatas membangun fisik seperti gedung-gedung pemerintahan. Namun juga membangun sistem dan pengelolaan pemerintahan.
 
"Kita tahu sekarang pemerintahan sedang menjalankan itu dengan tepat waktu supaya ini berjalan dengan baik. Proses tahapan-tahapan itu juga sudah direncanakan," tegas Ari.
 
Presiden Jokowi sebelumnya menyatakan, dirinya tidak akan menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemindahan ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menginginkan, infrastruktur dan ekosistem perlu disiapkan lebih dahulu di IKN.
 
 
"Sekali lagi saya sampaikan, memindahkan Ibu Kota itu tidak hanya urusan fisiknya saja. tapi membangun ekosistemnya itu yang perlu, ekosistem itu harus jadi," ucap Jokowi di IKN, Kalimantan Timur, Minggu (6/10).
 
Jokowi menekankan, infrastruktur dan fasilitas di IKN perlu disiapkan dahulu, seperti rumah sakit, fasilitas pendidikan hingga logistik.
 
"Sehingga kalau yang namanya kita pindah itu rumah sakit siap, karena itu dibutuhkan, pendidikan untuk anak-anak kita juga siap, sekolahan artinya juga dibutuhkan, dari TK-SD-SMP-SMA-SMK sampai universitas, kemudian keramaian, restoran juga warung-warung yang juga itu diperlukan, kemudian juga masalah yang berkaitan dengan logistik di mana kita mencari sesuatu barang, dimana kita mencari sesuatu ingin beli barang, semua itu harus siap," ujar Jokowi.
 
Karena itu, Jokowi menekankan Keppres pemindahan ibu kota seharusnya diteken oleh Presiden RI terpilih Prabowo Subianto ke depan.
 
"Ya mestinya gitu, presiden yang baru, Pak Prabowo," pungkas Jokowi.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore