
TANPA REL: Presiden Jokowi (dua dari kanan) menjajal ART didampingi sejumlah pejabat di Ibu Kota Nusantara kemarin (13/8). (FERLYNDA PUTRI/JAWA POS)
IBU Kota Nusantara (IKN) digadang-gadang sebagai kota bebas polusi. Sistem transportasinya mengadopsi transformasi energi hijau. Salah satunya penggunaan ART (autonomous rail transit).
Moda transportasi itu sudah dijajal langsung Presiden Joko Widodo saat tiga hari berkantor di IKN dalam rangka persiapan upacara HUT Ke-79 RI pada Selasa (13/8). Pada 17 Agustus esok, tamu upacara akan dijemput ART dari jalan Sumbu Kebangsaan sisi barat.
Saat ini trem otonom terpadu buatan Tiongkok tersebut dilakukan proof of concept (PoC) sejak 10 Agustus hingga Oktober 2024. Menurut Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN (OIKN) Mohammed Ali Berawi, ART tersebut merupakan teknologi baru yang memadukan sistem transportasi light rapid transit (LRT) atau kereta ringan dengan autonomous bus. ”Memang teknologinya menggunakan ban karet,” paparnya.
Namun, terdapat visual trek berupa markah jalan yang dideteksi dengan sensor light detection and ranging (lidar) serta GPS. Sekaligus memiliki dedicated line dan bersifat autonomous. ”Ada dua ruang kemudi, di depan dan belakang. Karena itu, moda ini bisa bergerak maju dan ke belakang,” ujarnya.
PoC dilakukan dengan tujuan menguji keandalan teknologi dan produk ART. Pengujian untuk memastikan ART benar-benar autonomous secara penuh atau masih ada manual dan otomatis. ”Untuk operasi ART kerja sama lintas kementerian, dari Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan,” terang Ali.
ART tersebut bisa mengangkut penumpang sesuai kebutuhan. Tiga gerbong muat 300 penumpang. Saat dipasang 5 gerbong ART, kapasitasnya bisa mengangkut 500 orang dalam sekali perjalanan.
Empat halte yang tengah dibangun akan mendukung operasional ART. Titiknya berada di dekat akses masuk Sumbu Kebangsaan sisi barat, dekat Hotel Nusantara, dekat Bank Indonesia, dan Kantor Kemenko 3. Sementara itu, fasilitas stasiun pengisian daya kendaraan listrik tersebut ada di ujung Sumbu Kebangsaan sisi timur.
Setelah siap, ART akan beroperasi dari Sumbu Kebangsaan sisi barat, depan Istana Negara, Sumbu Kebangsaan sisi timur, hingga kembali ke Sumbu Kebangsaan sisi barat. ”Total jaraknya 4,9 kilometer dan dalam satu kali pengisian daya dapat menempuh 70 kilometer,” jelasnya.
Selain soal keandalan teknologi dan produk, Ali menjelaskan, dilakukan penilaian keekonomisan dan transfer pengetahuan sebelum penerapan di IKN.
”Yang pasti, keberhasilan ART ini ditentukan partisipasi semua pihak, termasuk masyarakat,” tandasnya.
Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan IKN Danis Hidayat Sumadilaga secara terpisah menjelaskan progres proyek tol bawah laut (immersed tunnel). Saat ini masih tahap detail engineering design (DED). Informasi yang diperolehnya dari Bina Marga, proses tersebut memerlukan waktu paling cepat hingga 2025.
”Setelah itu diperlukan waktu 3–4 tahun dalam proses pelaksanaan (pembangunannya),” ucap Danis seperti dilansir Kaltim Post.
Dikutip dari kanal YouTube Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Direktur Pembangunan Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga Wida Nurfaida menyampaikan, pembangunan immersed tunnel yang berada di tol IKN Segmen 4A rencananya dikerjasamakan dengan pemerintah Korea. ”Perkiraan biaya untuk penyelesaian immersed tunnel sekitar Rp 11 triliun,” ujarnya dalam Indonesia-Korea Technical Exchange Seminar dan Business Networking 2024 (7/8). (idr/rom/c19/fal)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
