
Presiden Joko Widodo (tengah) dalam groundbreaking Bandara Ibu Kota Nusantara di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Rabu (1/11).
JawaPos.com–Bandara Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, didirikan di atas lahan di Hak Pengelolaan (HPL) Badan Bank Tanah. Pembangunan bandara itu diresmikan Presiden Jokowi, Rabu (1/11).
Kepala Badan Bank Tanah Parman Nataatmadja mengatakan, pemberian lahan untuk pembangunan Bandara IKN menjadi bentuk komitmen lembaga tersebut dalam menjalankan mandat yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 64 Tahun 2021.
”Salah satu fungsi dan tugas Badan Bank Tanah adalah melakukan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum. Dalam melaksanakan fungsi dan tugas tersebut, Badan Bank Tanah menjamin ketersediaan tanah untuk kepentingan umum, salah satunya untuk Bandara IKN ini dan tidak ada pengenaan tarif alias gratis,” kata Parman seperti dilansir dari Antara, Rabu (1/11).
Tidak hanya untuk kepentingan umum, lanjut Parman, pihaknya juga menjamin ketersediaan tanah untuk kepentingan masyarakat melalui reforma agraria. Badan Bank Tanah mengalokasikan minimal 30 persen tanah untuk diberikan ke masyarakat.
”Seluas 1.883 hektare akan dibagikan kepada masyarakat di wilayah HPL Badan Bank Tanah melalui GTRA (Gugus Tugas Reforma Agraria). Diharapkan, tanah ini dapat dimanfaatkan dengan sangat baik oleh masyarakat untuk meningkatkan perekonomian mereka,” ujar Parman.
Pembangunan Bandara IKN berada di HPL Badan Bank Tanah di atas tanah seluas 4.162 hektare. Dari total luas tersebut, 347 hektare disediakan untuk pembangunan proyek Bandara IKN.
Presiden Joko Widodo menargetkan Bandar Udara Ibu Kota Nusantara (IKN) beroperasi penuh pada 2024. Pembangunan Bandara IKN ditargetkan selesai dan sudah dapat digunakan pada Juni 2024 namun resmi beroperasi pada Desember 2024.
”Bandara ini akan membuat kawasan IKN makin terbuka, konektivitas makin baik dan juga makin mudah dijangkau dari manapun,” tutur Presiden Jokowi.
Menurut Presiden, kehadiran Bandara IKN sangat penting seiring dengan padatnya kegiatan dan mobilitas orang, begitu juga barang dari dan menuju IKN. Bandara IKN dibangun khusus untuk mendukung pelayanan kegiatan pemerintahan di IKN dan mendukung konektivitas di Ibu Kota Nusantara.
Dengan total luas 347 hektare dan runway sepanjang 3.000x45 meter, Bandara IKN dapat melayani pesawat berbadan lebar (wide body). Kepala Negara juga menyebutkan, Bandara IKN dilengkapi terminal seluas 7.530 meter persegi sehingga penumpang dapat dilayani dengan nyaman dan baik.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
