
Peringatan 100 tahun kelahiran Rahmi Hatta yang digelar Yayasan Meutia Hatta di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat (Istimewa)
JawaPos.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi mengajak masyarakat menjadikan peringatan 100 tahun kelahiran Rahmi Hatta sebagai momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai integritas, kesederhanaan, dan pengabdian. Hal itulah menurutnya yang diwariskan istri Proklamator sekaligus Wakil Presiden pertama RI, Mohammad Hatta.
Ajakan tersebut disampaikan Arifatul saat membuka Afternoon Tea Talkshow bertajuk Sebuah Legacy yang diselenggarakan Yayasan Meutia Hatta di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (1/7).
"Peringatan satu abad kelahiran Ibu Rahmi Hatta bukan sekadar mengenang perjalanan hidup seorang tokoh, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada bangsa Indonesia," ujar Arifatul.
Menurutnya, warisan terbesar Rahmi Hatta bukan sekadar catatan sejarah, melainkan nilai-nilai yang tetap relevan hingga kini, seperti integritas, kesederhanaan, semangat belajar sepanjang hayat, penghormatan terhadap martabat manusia, dan kepedulian terhadap sesama.
Arifatul mengatakan nilai-nilai tersebut selaras dengan arah pembangunan nasional, khususnya dalam membangun sumber daya manusia unggul, memperkuat kualitas keluarga, memberdayakan perempuan, melindungi anak, serta mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Ia juga menilai Rahmi Hatta merupakan teladan perempuan Indonesia yang menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan bangsa melalui kebijaksanaan, integritas, dan pengabdian.
"Keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan mampu menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat, termasuk perempuan dan anak," katanya.
Arifatul menambahkan Kementerian PPPA terus mendorong pengarusutamaan gender dan pengarusutamaan hak anak agar setiap kebijakan, program, maupun anggaran pembangunan benar-benar responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak.
Sementara itu, Ketua Yayasan Meutia Hatta, Prof. Dr. Meutia Hatta Swasono, mengatakan peringatan Satu Abad Rahmi Hatta bertujuan menghidupkan kembali nilai-nilai kesederhanaan, keteguhan, dan pengabdian yang diwariskan Rahmi Hatta kepada generasi penerus.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022