
Ilustrasi bersih-bersih rumah. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Awal tahun kerap dimaknai sebagai momen merapikan ulang rumah dan kehidupan. Namun dalam tradisi Tionghoa, house cleaning yang dimaksud bukan sekadar bersih-bersih harian, melainkan pembersihan besar yang simboliknya cukup kuat.
Dalam penanggalan Tionghoa, panduan waktu ini dikenal melalui Tong Shu, almanak yang memetakan kecocokan hari dengan aktivitas tertentu. House cleaning dipahami sebagai aktivitas membersihkan rumah secara menyeluruh, termasuk menata ulang ruang dan membuang hal-hal lama.
Menurut kalender Tionghoa (Tong Shu), sebagaimana tercantum dalam kalender Sinarmas edisi Januari 2026 yang didapatkan JawaPos.com, house cleaning tidak dianjurkan dilakukan sembarangan. Aktivitas ini hanya muncul sebagai kegiatan yang direkomendasikan pada tanggal-tanggal tertentu.
Hari pertama yang dinilai baik untuk house cleaning besar jatuh pada Selasa (20 Januari 2026). Pada hari ini, membersihkan rumah dipandang selaras dengan mandi dan memotong kayu, yang secara simbolik dimaknai sebagai proses membersihkan dan menyingkirkan energi lama.
Tanggal berikutnya adalah Rabu (28 Januari 2026). Kalender kembali mencantumkan house cleaning sebagai aktivitas yang dianjurkan, bersamaan dengan menata tempat tidur dan mandi, yang kerap dikaitkan dengan persiapan memasuki fase baru.
Di luar dua tanggal tersebut, Januari 2026 sebagian besar diisi hari biasa yang tidak secara khusus menganjurkan house cleaning besar. Pada hari-hari ini, bersih-bersih ringan tetap boleh dilakukan sebagai rutinitas, namun tidak dianggap waktu ideal untuk pembersihan menyeluruh.
Yang juga perlu diperhatikan, house cleaning besar sebaiknya tidak dilakukan pada hari tidak baik (Unlucky Day). Pada Januari 2026, hari tidak baik jatuh pada 1, 9, 13, 21, dan 25 Januari, yang ditandai tidak cocok untuk aktivitas penting.
Dalam pemahaman Tong Shu, house cleaning besar berkaitan dengan perubahan energi rumah. Karena itu, pemilihan hari dianggap penting agar proses tersebut berjalan lebih harmonis secara simbolik.
Meski demikian, kalender ini bukan aturan mutlak. Banyak orang tetap melakukan pembersihan rumah sesuai kebutuhan, dengan kalender Tionghoa sebagai panduan budaya tambahan.
Dengan memahami konteksnya, house cleaning dalam kalender Tionghoa bisa dibaca lebih tepat. Bukan sekadar menyapu atau mengepel harian, melainkan membersihkan rumah secara menyeluruh sebagai bagian dari memulai babak baru.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022