Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 September 2025 | 16.27 WIB

Bacaan Misa Gereja Katolik 7 September 2025: Hari Minggu Biasa XXIII & Hari Minggu Kitab Suci Nasional

Ilustrasi Alkitab yang terbuka. (Freepik) - Image

Ilustrasi Alkitab yang terbuka. (Freepik)

JawaPos.com - Minggu, 7 September 2025, Gereja Katolik sedunia merayakan Hari Minggu Biasa ke XXIII sekaligus Hari Minggu Kitab Suci Nasional. Sesuai rutinitas, para umat Katolik akan datang ke gereja dan melakukan ibadah mingguan mereka.

Karena adanya perayaan khusus, biasanya para pastor akan menyesuaikan renungan pada waktu homili dengan tema hari tersebut.

Akan tetapi para pastor tidak dapat mengubah bacaan-bacaan yang telah ditentukan untuk hari tersebut. Karena bacaan-bacaan tersebut telah ditentukan oleh Vatikan.

Setiap ibadah atau misa rutin memiliki setidaknya tiga bacaan, yakni bacaan pertama, kedua, dan injil.

Bacaan pertama

Kebijaksanaan 9:13-18

Manusia manakah dapat mengenal rencana Allah, atau siapakah dapat memikirkan apa yang dikehendaki Tuhan? Pikiran segala makhluk yang fana adalah hina, dan pertimbangan kami ini tidak tetap. Sebab jiwa dibebani badan yang fana, dan kemah dari tanah memberatkan budi yang banyak berpikir. Sukar kami menerka apa yang ada di bumi, dan dengan susah payah kami menemukan apa yang ada di tangan, tapi siapa gerangan telah menyelami apa yang ada di sorga? Siapa gerangan sampai mengenal kehendak-Mu, kalau Engkau sendiri tidak menganugerahkan kebijaksanaan, dan jika Roh Kudus-Mu dari atas tidak Kauutus? Demikianlah diluruskan lorong orang yang ada di bumi, dan kepada manusia diajarkan apa yang berkenan pada-Mu, maka oleh kebijaksanaan mereka diselamatkan."

Bacaan kedua

Filemon 1:9b-10, 12-17

Tetapi mengingat kasihmu itu, lebih baik aku memintanya dari padamu. Aku, Paulus, yang sudah menjadi tua, lagipula sekarang dipenjarakan karena Kristus Yesus, mengajukan permintaan kepadamu mengenai anakku yang kudapat selagi aku dalam penjara, yakni Onesimus.

Dia kusuruh kembali kepadamu, dia, yaitu buah hatiku. Sebenarnya aku mau menahan dia di sini sebagai gantimu untuk melayani aku selama aku dipenjarakan karena Injil, tetapi tanpa persetujuanmu, aku tidak mau berbuat sesuatu, supaya yang baik itu jangan engkau lakukan seolah-olah dengan paksa, melainkan dengan sukarela.

Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak dari padamu, supaya engkau dapat menerimanya untuk selama-lamanya, bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu sebagai saudara yang kekasih, bagiku sudah demikian, apalagi bagimu, baik secara manusia maupun di dalam Tuhan. Kalau engkau menganggap aku temanmu seiman, terimalah dia seperti aku sendiri.

Bacaan injil

Lukas 14:25-33

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore