
Ilustrasi hari kenaikan Yesus Kristus. (Freepik)
JawaPos.com - Kamis (29/5) ini umat Kristen sedunia merayakan Hari Kenaikan Tuhan Yesus. Hari raya ini sudah menjadi kebiasaan umat Kristiani di mana mereka merayakan kenaikan Yesus Kristus ke surga.
Dilansir dari Ensiklopedia Britannica, hari raya ini akan selalu dirayakan 40 hari setelah hari kebangkitan Yesus, atau Hari Paskah, sejak abad ke empat. Perayaan ini adalah salah satu perayaan yang dirayakan oleh hampir semua aliran gereja Kristen.
Hari raya kenaikan Yesus biasanya dirayakan pada hari Kamis, terhitung 40 hari setelah hari Minggu Paskah.
Makna dari perayaan ini adalah kepercayaan para umat Kristen terhadap kemuliaan Yesus setelah kematian, kebangkitan dan kembalinya Yesus kepada Tuhan Bapa.
Ada pula aliran-aliran gereja yang mendorong perayaan ini untuk dirayakan pada hari Minggu. Dan sepuluh hari setelahnya, hingga Hari Pantekosta, menjadi periode perayaan Ascensiontide.
Sejarah perayaan
Pada abad ke empat, Eusebius dari Caesarea, uskup dan sejarawan gereja, telah mengisyaratkan keberadaan perayaan ini.
Pada awal abad ke lima pula, Agustinus dari Hippo mengatakan bahwa perayaan ini memiliki asal Apostolik, dimana perayaan ini telah dirayakan secara universal oleh Gereja Katolik jauh sebelum masa tersebut.
Perayaan ini sering ditulis dalam tulisan-tulisan oleh Yohanes Krisostomus, Gregorius dari Nyssa dan Konstitusi Para Rasul.
Ziarah Aetheria, atau Pilgrimage of Aetheria, juga membicarakan hari raya ini karena perayaan ini diadakan di gereja yang dibangun di atas gua di Betlehem.
Pada bab pertama Kisah Para Rasul di Kitab Suci, setelah Yesus menampakkan diri kepada para rasul di berbagai kesempatan selama 40 hari, Yesus diangkat ke surga di depan mereka.
Walaupun kepercayaan akan peristiwa Kenaikan Yesus tertulis jelas di kitab-kitab Perjanjian Baru, mereka memiliki penekanan dan gambarannya berbeda-beda.
Dalam Injil Yohanes, peristiwa Kenaikan Yesus tertulis terjadi segera setelah peristiwa Kebangkitan.
Gambaran dan pengisahan dalam Injil Lukas mirip dengan sebagaimana tertulis di Kisah Para Rasul, tetapi tidak menyebutkan periode 40 hari.
Kebiasaan gereja

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
