Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Mei 2025 | 06.26 WIB

Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus: Merayakan Diterimanya Yesus ke Surga oleh Sang Bapa

Ilustrasi hari kenaikan Yesus Kristus. (Freepik) - Image

Ilustrasi hari kenaikan Yesus Kristus. (Freepik)

JawaPos.com - Kamis (29/5) ini umat Kristen sedunia merayakan Hari Kenaikan Tuhan Yesus. Hari raya ini sudah menjadi kebiasaan umat Kristiani di mana mereka merayakan kenaikan Yesus Kristus ke surga.

Dilansir dari Ensiklopedia Britannica, hari raya ini akan selalu dirayakan 40 hari setelah hari kebangkitan Yesus, atau Hari Paskah, sejak abad ke empat. Perayaan ini adalah salah satu perayaan yang dirayakan oleh hampir semua aliran gereja Kristen.

Hari raya kenaikan Yesus biasanya dirayakan pada hari Kamis, terhitung 40 hari setelah hari Minggu Paskah.

Makna dari perayaan ini adalah kepercayaan para umat Kristen terhadap kemuliaan Yesus setelah kematian, kebangkitan dan kembalinya Yesus kepada Tuhan Bapa.

Ada pula aliran-aliran gereja yang mendorong perayaan ini untuk dirayakan pada hari Minggu. Dan sepuluh hari setelahnya, hingga Hari Pantekosta, menjadi periode perayaan Ascensiontide.

Sejarah perayaan

Pada abad ke empat, Eusebius dari Caesarea, uskup dan sejarawan gereja, telah mengisyaratkan keberadaan perayaan ini.

Pada awal abad ke lima pula, Agustinus dari Hippo mengatakan bahwa perayaan ini memiliki asal Apostolik, dimana perayaan ini telah dirayakan secara universal oleh Gereja Katolik jauh sebelum masa tersebut.

Perayaan ini sering ditulis dalam tulisan-tulisan oleh Yohanes Krisostomus, Gregorius dari Nyssa dan Konstitusi Para Rasul.

Ziarah Aetheria, atau Pilgrimage of Aetheria, juga membicarakan hari raya ini karena perayaan ini diadakan di gereja yang dibangun di atas gua di Betlehem.

Pada bab pertama Kisah Para Rasul di Kitab Suci, setelah Yesus menampakkan diri kepada para rasul di berbagai kesempatan selama 40 hari, Yesus diangkat ke surga di depan mereka.

Walaupun kepercayaan akan peristiwa Kenaikan Yesus tertulis jelas di kitab-kitab Perjanjian Baru, mereka memiliki penekanan dan gambarannya berbeda-beda.

Dalam Injil Yohanes, peristiwa Kenaikan Yesus tertulis terjadi segera setelah peristiwa Kebangkitan.

Gambaran dan pengisahan dalam Injil Lukas mirip dengan sebagaimana tertulis di Kisah Para Rasul, tetapi tidak menyebutkan periode 40 hari.

Kebiasaan gereja

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore