Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Februari 2025 | 02.17 WIB

Makam Pangeran Jenu Penyebar Agama Islam Pertama di Jombang yang Jarang Dikenal

Makam Syaikh Ali Mukhtamar atau Pangeran Jenu. (Wahyu Umattulloh AL Iman/JawaPos.com). - Image

Makam Syaikh Ali Mukhtamar atau Pangeran Jenu. (Wahyu Umattulloh AL Iman/JawaPos.com).

JawaPos.com–Pangeran Jenu atau biasa dikenal Syaikh Ali Mukhtar merupakan tokoh sakti yang menyebarkan agama Islam di Jombang. Pangeran Jenu dimakamkan di Jombang, tepatnya Desa Banyuarang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Pangeran Jenu memiliki keturunan dari pendiri Kerajaan Pajang yakni Jaka Tingkir atau Sultan Hadiwijaya. Pangeran Jenu mendirikan Pondok Pesantren di Desa Banyuarang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, bersama gurunya, Mbah Adipuro.

Sukirno, juru kunci makam menjelaskan, Pangeran Jenu masih memiliki hubungan keluarga dengan Jaka Tingkir yang berlatar belakang agama Islam. Pada waktu itu Pangeran Jenu berselisih paham dengan Jaka Tingkir di Kerajaan Pajang.

”Pangeran Jenu memutuskan keluar dari Kerajaan tersebut dan mendirikan Padepokan atau Pesantren di Banyuarang Jombang, ” jelas Sukirno.

Berdirinya Pesantren di Banyuarang Ngoro menjadi langkah awal Pangeran Jenu menyebarkan agama Islam di Jombang wilayah selatan. Masyarakat Jombang waktu itu masih jarang yang memeluk agama Islam, mereka masih banyak memeluk agama Hindu-Budha.

”Sejak Pangeran Jenu dan mbah Adipuro mendirikan Pondok Pesantren  perlahan agama Islam mulai dikenal di wilayah selatan Jombang,” tutur Sukirno.

Usaha Pangeran Jenu beserta gurunya dalam menyebarluaskan agama Islam terhalang Kebokicak, salah satu tokoh legenda asal Jombang. Pangeran Jenu kerap berbeda pandangan dengan Kebokicak yang menyebabkan mereka berseteru.

Sukirno menceritakan, keterhubungan Pangeran Jenu dengan Joko Tulus atau lebih dikenal dengan tokoh legenda yakni Kebokicak. Mengutip dari Radar Jombang, Kebokicak sering disebut sebagai pendekar sakti putra dari patih Kerajaan Majapahit Panggulang Jagad.

Kebokicak dengan Pangeran Jenu pada waktu itu berselisih paham hingga melibatkan peperangan antara pasukan keduanya. Peperangan tersebut dimenangkan pasukan Pangeran Jenu. Akhirnya ketika Kebokicak sakit tidak ada yang bisa menyembuhkan kecuali Syaikh Ali Muhtar atau Pangeran Jenu.

”Sebagai tanda perdamaian antara Pangeran Jenu dengan Kebokicak. Mereka bersepakat besanan dengan cara menjodohkan Nur Khotib anak dari Pangeran Jenu dan Wandan Wanuh anak Kebokicak. Cara ini memberikan kemudahan bagi Pangeran Jenu untuk menyebarluaskan agama islam di tanah Jombang selatan,” jelas Sukirno.

Tidak hanya makam Pangeran Jenu dan mbah Adipuro, di Desa Banyuarang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, terdapat makam kerabat hingga para murid. Banyak peziarah datang dari luar Kabupaten Jombang, seperti Mojokerto, Surabaya, Pasuruan, Gresik, Lamongan, dan Malang.

Muhammad Isya, warga Banyuarang sekaligus pengurus Kompleks pemakaman Pangeran Jenu menjelaskan, terdapat perubahan fungsi pemanfaatan peziarah dengan adanya kompleks pemakaman Pangeran Jenu.

”Zaman dulu ketika masih ada judi togel banyak peziarah yang datang bermaksud untuk meminta nomor togel agar diberikan kemenangan. Tetapi, saat ini budaya kehidupan masyarakat sudah berubah, banyak peziarah yang datang untuk bertawasul mendekat kepada Allah melalui perantara Wali Allah agar mendapatkan keberkahan,” ucap Muhammad Isya.

Peziarah biasanya berbondong-bondong datang pada Kamis atau malam Jumat karena dipercaya mendekatkan hubungan yang hidup dengan yang meninggal. Didasarkan pada keutamaan berkah yang terkandung dalam Kamis atau malam Jumat.

Selain kegiatan peziarahan terdapat rutinitas yang diselenggarakan masyarakat Desa Banyuarang, Kecamatan Ngoro Jombang. Rutinitas tersebut sering digelar hingga 3 hari, sebagai bentuk penghormatan masyarakat Banyuarang atas jasa Pangeran Jenu dan Mbah Adipuro dalam menyebarkan agama Islam di Ngoro Jombang.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore