
Ilustrasi Isra Mikraj. (freepik)
JawaPos.com–Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia, memperingati salah satu peristiwa agung dalam sejarah Islam, yaitu Isra dan Mikraj.
Dikutip dari Kemenag.go.id, Peristiwa yang terjadi pada bulan Rajab ini memiliki makna mendalam bagi umat Islam sebagai perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang mengandung berbagai hikmah dan pelajaran.
Namun, terkait waktu terjadinya Isra dan Mikraj, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. Beberapa berpendapat tentang tahun, bulan, hingga tanggal pasti peristiwa tersebut.
Meskipun demikian, di Indonesia, Isra dan Mikraj diperingati setiap 27 Rajab, yang tahun ini bertepatan dengan 27 Januari 2025. Peringatan ini juga ditetapkan sebagai hari libur nasional, memungkinkan umat Islam untuk lebih mendalami makna peristiwa tersebut.
Tradisi memperingati Isra dan Mikraj di Indonesia dilakukan dengan berbagai kegiatan, seperti tabligh akbar, pengajian, hingga diskusi keagamaan. Selain itu, kemajuan teknologi telah memberikan ruang baru bagi umat Islam untuk mengekspresikan perayaan ini melalui media digital, salah satunya dengan menggunakan twibbon.
Twibbon, sebagai bentuk kampanye visual yang dapat dibagikan melalui media sosial, kini menjadi salah satu cara populer untuk memperingati Isra dan Mikraj.
Dengan tema yang beragam dan desain yang menarik, twibbon mampu menjadi sarana dakwah kreatif sekaligus mempererat tali silaturahmi di era digital.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022