Perayaan Galungan oleh Umat Hindu di Bali. (ignartonosbg/Pixabay)
JawaPos.com - Hari Raya Galungan adalah salah satu perayaan keagamaan penting bagi umat Hindu di Indonesia, khususnya di Bali. Perayaan ini jatuh setiap enam bulan dalam kalender Bali atau 210 hari, memperingati kemenangan dharma (kebenaran) atas adharma (kejahatan).
Makna Hari Raya Galungan merujuk pada penciptaan alam semesta dan perjuangan manusia untuk menjunjung nilai-nilai kebenaran. Kata “Galungan” sendiri berasal dari bahasa Jawa Kuno yang berarti “menang atau bertarung.” Perayaan ini juga menjadi momen untuk mempersembahkan penghormatan kepada Sang Hyang Widhi dan Dewa Bhatara dalam berbagai manifestasinya.
Tradisi dalam Perayaan Galungan
Perayaan Galungan tidak lengkap tanpa penjor, hiasan bambu khas Bali yang dipasang di tepi jalan. Penjor melambangkan rasa syukur kepada Tuhan atas kelimpahan alam dan rezeki. Selain itu, persembahan upacara kepada Sang Hyang Widhi dilakukan di pura-pura maupun di rumah-rumah, menjadikan suasana Galungan sangat sakral dan khidmat.
Menurut Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 16 Tahun 2024, Hari Raya Galungan pada tahun 2025 akan dirayakan pada dua kesempatan:
Selain Galungan, umat Hindu juga akan merayakan Hari Raya Kuningan, yang berlangsung 10 hari setelah Galungan. Hari Raya Kuningan 2025 dijadwalkan pada:
Jadwal Hari Suci Hindu 2025
Untuk mendukung umat Hindu melaksanakan ibadahnya, Pemerintah Provinsi Bali memberikan dispensasi libur pada beberapa hari raya suci. Berikut adalah jadwal penting untuk tahun 2025:
Makna dan Harapan dalam Hari Raya Galungan
Galungan menjadi pengingat bagi umat Hindu untuk memperkuat nilai-nilai kebenaran dalam kehidupan sehari-hari. Tradisi ini bukan hanya momentum spiritual tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan sosial dan budaya di Bali.
Dengan dispensasi hari libur dan jadwal yang jelas, masyarakat Hindu di Bali diharapkan dapat merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan khidmat, menjaga tradisi, dan melestarikan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan. Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan!

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
