
Ilustrasi orang sedang unjuk rasa untuk menyuarakan akan kebebasan rakyat Palestina (Pexels)
JawaPos.com – Hari Solidaritas Internasional bagi Rakyat Palestina diperingati oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB pada tanggal 29 November setiap tahunnya. Tanggal tersebut dipilih karena makna dan pentingnya hari tersebut bagi rakyat Palestina.
Peringatan ini berdasarkan pada seruan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memperingati resolusi tentang pembagian negara Palestina pada setiap tahunnya.
Resolusi tersebut kemudian dikenal sebagai Rencana Pembagian atau Resolusi yang dimaksudkan untuk mendirikan Negara Arab dan Negara Yahudi yang kemudian diperingati pada tanggal 29 November 1947.
Melansir dari laman Welcome to the United Nations, berikut fakta beserta hal yang berkaitan dengan Hari Solidaritas Internasional bagi Rakyat Palestina.
Asal-usul evolusi negara Palestina
Konflik yang dirasakan negara Palestina dibawa ke hadapan Perserikatan Bangsa-Bangsa tak lama setelah berakhirnya perang dunia kedua.
Namun, awal mula konflik negara Palestina sebagai masalah internasional bermula dari peristiwa-peristiwa yang terjadi menjelang akhir perang dunia pertama. Pada tahun 1947.
Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB menerima tanggung jawab untuk menemukan solusi yang adil bagi negara Palestina, oleh karena itu peringatan ini terjadi.
Latar belakang
Tanggal 29 November dipilih karena makna dan pentingnya bagi rakyat Palestina. Pada hari itu di tahun 1947, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB membuat resolusi 181 (II) , yang kemudian dikenal sebagai Resolusi Pembagian.
Resolusi pembagian dibuat untuk mengatur pembentukan Negara Yahudi dan Negara Arab di Palestina. Negara Yerusalem juga berperan sebagai corpus separatum dibawah rezim internasional khusus.
Dari dua Negara yang akan dibentuk berdasarkan resolusi ini, hanya satu yakni Israel yang sejauh ini telah terbentuk.
Rakyat Palestina yang sekarang berjumlah lebih dari delapan juta jiwa, sebagian besar tinggal di wilayah Palestina yang diduduki Israel sejak tahun 1967. Wilayah tersebut termasuk Yerusalem Timur di Israel.
Tujuan
Hari Solidaritas Internasional bagi Rakyat Palestina bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat internasional guna memfokuskan perhatiannya pada fakta bahwa masalah Palestina masih belum terselesaikan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
