
Ilustrasi perbedaan Takbir Idul Fitri dan Idul Adha./pexels
JawaPos.Com- Perayaan Hari raya Idul Adha diketahui jatuh setiap 10 Dzulhijjah, di mana tahun ini jatuh pada 17 Juni 2024.
Seperti diketahui, Perayaan Hari raya Idul Adha merupakan momentum penting yang ditungu-tunggu umat Islam di dunia tak terkecuali di Indonesia.
Idul Adha atau juga disebut dengan istilah Lebaran Haji, juga diketahui sebagai salah satu peristiwa yang sakral bagi umat muslim.
Dimana, peristiwa tersebut termaktub dalam Al- Quran surah As-Saffat Ayat 101–110, mengisahkan kisah Nabi Ibrahim yang mengorbankan anak tercintanya yakni Nabi Ismail demi ketaatannya kepada Allah S.W.T
Saat Perayaan Hari raya Idul Adha, dentuman suara takbir yang menggema dari satu wilayah sampai ke pelosok daerah pun menjadi salah satu ciri khas yang tersendiri.
Akan tetapi, ternyata ada perbedaan dan persamaan antara Takbir Idul Adha dan Takbir Idul Fitri hal ini bedasarkan dari para Madzhab.
Dilansir melalui Chanel Youtube dari Tranformasi Iswahyudi Minggu,(16/6), talah dijelaskan antara persamaan dan perbedaan Takbir Idul Adha dan Takbir Idul Fitri.
Bahwa takbir Idul Fitri dimulai pada saat tenggelamnya matahari saat puasa terakhir itu sudah disunnahkan untuk bertakbir.
Menurut Riwayat dari Ibnu Abbas suara takbir bisa dilakukan tiga kali sedangkan dari Ibnu Mas'ud hanya dua kali
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Artinya "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah"
Sedangkan Takbir Idul Fitri, menurut pendapat dari Imam Nawawi dalam Madzhab Syafi'i, selesai setelah Imam sholat Idul Fitri melantunkan takbir.
Dapat disimpulkan bahwa waktu untuk bertakbir dalam Idul Fitri memiliki waktu yang relatif singkat di antara terbenamnya matahari pada saat berakhirnya puasa Ramadhan dan berakhir pada saat Imam sholat Idul Fitri melakukan takbir.
Hal tersebut mempunyai perbedaan dengan Idul Adha dimana terletak pada Takbir Idul Adha yang dimulai pada subuh tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu pada hari Arafah, dan berakhir setelah sholat Ashar.
Jadi, Takbir Idul Adha memiliki rentang waktu selama 5 hari, mulai dari tanggal 9 hingga 13 Dzulhijjah, yang merupakan hari tasyrik setelah sholat Ashar.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
